Page 409 - Standar Pelayanan MPP Pandeglang
P. 409
60. Surat Izin Kerja Fisioterapis (SIKF).
No Komponen Uraian
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39
Tahun 2014 tentang Perkebunan.
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 80 Tahun 2013 tentang
Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik
Fisioterapis.
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan
Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara
Elektronik.
2. a. Persyaratan Umum 1. Kualifikasi Pendidikan Fisioterapis di Fasilitas
Pelayanan Kesehatan yaitu :
a. Fisioterapis Ahli Madya merupakan lulusan
Diploma Tiga Fisioterapis.
b. Fisioterapis Sarjana Sains Terapan
merupakan lulusan Diploma Empat atau
Sarjana Terapan Fisioterapis.
c. Fisioterapis profesi merupakan lulusan
Program Profesi Fisioterapis.
d. Fisioterapis Spesialis merupakan lulusan
Program Spesialis Fisioterapis.
2. Fisioterapis hanya dapat melakukan pekerjaan
paling banyak di 2 (dua) tempat kerja/praktik.
3. Surat Izin Kerja Fisioterapis (SIKF) hanya
berlaku untuk 1 (satu) tempat kerja.
b. Persyaratan 1. Foto copy ijazah yang dilegalisir.
Administrasi Izin Baru 2. Surat Tanda Registrasi Fisioterapis (STRF).
dan Perpanjangan
3. Surat keterangan sehat fisik dari dokter yang
memiliki surat izin praktik.
4. Surat pernyataan memiliki tempat kerja di
fasilitas pelayanan kesehatan.
5. Pas photo berwarna terbaru 4 x 6 sebanyak 3
(tiga) lembar berlatar belakang merah.
6. Rekomendasi dari organisasi profesi.
7. Surat Izin Kerja Fisioterapis (SIKF) yang lama
(untuk perpanjangan izin/SIKF pertama
untuk pengajuan SIKF kedua).
3. Sistem, Mekanisme dan 1. Pemohon Mengakses laman SICANTIK
Prosedur CLOUD di alamat sicantikui.layanan.go.id
untuk mendaftarkan permohonan serta
melampirkan persyaratan.
2. Apabila persyaratan administrasi telah
lengkap maka DPMPTSP memproses
rekomendasi teknis kepada Dinas
Kesehatan.
3. Dinas Kesehatan melakukan peninjauan
lokasi dan/atau rapat pembahasan jika
diperlukan.

