Page 132 - eBook BUKU BABEL 2025
P. 132

PROFIL INVESTASI DAN POTENSI DAERAH      131
                                                                PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG




            Sementara pada tahun 2024 produksi perikanan       the province amounted to 228,582,671 kg, with a
            tangkap di laut Provinsi Kepulauan Bangka Belitung   value reaching IDR 9,146,522,781,469. Overall, the total
            sebesar 228.582.671 kg; dengan nilai mencapai Rp   capture fisheries production (both inland and marine)
            9.146.522.781.469. Sementara secara keseluruhan,   for the province was 228,616,062 kg, valued at IDR
            produksi perikanan tangkap (di darat dan di laut) Provinsi   9,149,014,467,469.
            Kepulauan Bangka Belitung sebesar 228.616.062 kg;
            dengan nilai mencapai Rp 9.149.014.467.469.
                                                               Currently, the optimization of capture fisheries
            Saat ini, optimalisasi komoditas perikanan tangkap   commodities is focused on its development, namely
            difokuskan pada pengembangannya, yakni hilirisasi,   downstreaming, by supporting micro, small, and medium
            dengan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah   enterprises (MSMEs) in the marine and fisheries sector.
            (UMKM) di sektor kelautan dan perikanan. Mengingat,   This is because the contribution of MSMEs has a direct
            kontribusi UMKM memiliki dampak langsung terhadap   impact on community welfare. This aligns with the
            kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tekad   determination of Governor Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E.,
            Gubernur Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E. yang berharap ke   who hopes that the marine and fisheries sector can
            depannya sektor kelautan dan perikanan bisa menjadi   become the backbone of regional development in the
            tulang punggung pembangunan daerah.                future.


                                                               Furthermore, to support the food security program
            Kemudian dalam rangka mendukung ketahanan          stipulated in President Prabowo Subianto’s “Asta Cita”
            pangan yang termaktub di dalam Asta Cita Presiden   agenda, the Provincial Government, through the Marine
            Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi Kepulauan    and Fisheries Agency, is also promoting the development
            Bangka Belitung melalui Dinas Kelautan dan Perikanan   of aquaculture. Aquaculture is directed towards export-
            juga tengah mendorong pengembangan perikanan       oriented commodities such as squid, yellowtail kingfish,
            budidaya. Budidaya perikanan diarahkan pada komoditas   and snapper.
            berorientasi ekspor, seperti cumi, ikan tenggiri ekor
            kuning, kakap.
                                                               In 2024, aquaculture production in the Bangka Belitung
            Pada tahun 2024, produksi budidaya perikanan di    Islands Province was 10,913.68 tons, valued at IDR
            Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 10.913,68;   660,927,121,500.
            atau senilai Rp 660.927.121.500.
                                                               To accelerate development in the marine and fisheries
            Dalam rangka mengakselerasi pengembangan di        sector, the Provincial Government of the Bangka Belitung
            sektor kelautan dan perikanan, Pemerintah Provinsi   Islands is opening opportunities for the private sector to
            Kepulauan Bangka Belitung membuka kesempatan bagi   collaborate in developing the marine and fisheries sector
            pihak swasta untuk berkolaborasi mengembangkan     of Bumi Serumpun Sebalai. The marine and fisheries
            sektor kelautan dan perikanan Bumi Serumpun Sebalai.   sector in the province currently comprises 14 operational
            Diketahui saat ini telah terdapat 14 perusahaan pada   companies.
            sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Kepulauan
            Bangka Belitung.
                                                               In its efforts to accelerate development, the Provincial
            Adapun dalam upaya mengakselerasi pengembangan     Government adheres to sustainable principles through
            di sektor kelautan dan perikanan, Pemerintah Provinsi   the blue economy concept. The blue economy also
            Kepulauan Bangka Belitung berpedoman pada prinsip-  serves as the common thread for maritime development
            prinsip berkelanjutan melalui konsep ekonomi biru (blue   in Bumi Serumpun Sebalai.
            economy). Ekonomi biru juga menjadi benang merah
            pembangunan maritim di Bumi Serumpun Sebalai.      In general, the blue economy can be understood as
   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137