Page 96 - ISI BUKU BABEL 2025
P. 96
PROFIL INVESTASI DAN POTENSI DAERAH 95
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Untuk komoditas timah, Arsip Nasional Indonesia (ANRI) Regarding tin, the National Archives of Indonesia (ANRI)
mencatat, sejarah penambangan timah di kawasan Pulau notes that tin mining activity in Bangka Island region –
Bangka – dahulu bernama Wangka – telah dimulai sejak formerly named Wangka – began during the Palembang
Kerajaan Palembang; atau sekitar abad ke-16. Adapun Kingdom, or around the 16th century. The name
nama Wangka sendiri dalam bahasa sanskerta berarti “Wangka” itself means tin in Sanskrit.
timah.
Pada masa Kesultanan Palembang, atau sekitar tahun During the Palembang Sultanate, around 1724, an
1724, mulai terjadi ekspansi tenaga kerja tambang dari expansion of mining labor from China began. This was
China. Hal ini demi memenuhi kuota produksi timah to meet the Palembang Sultanate’s tin production quota
Kesultanan Palembang terkait kesepakatannya dengan related to its agreement with the Dutch at that time.
Belanda kala itu.
Eskploitasi timah Provinsi Bangka Belitung kian masif Tin exploitation in the Bangka Belitung Province became
ketika bangsa Eropa datang ke Nusantara. Tercatat even more massive when European nations arrived.
sejumlah perusahaan internasional berdiri di Bumi Numerous international companies were established in
Serumpun Sebalai; yang paling terkenal adalah Bumi Serumpun Sebalai; the most famous being Banka
Banka Tin Winning Bedrijf (BTW) di Pulau Bangka Tin Winning Bedrijf (BTW) on Bangka Island, founded in
yang berdiri tahun 1819; dan Gemeenschappelijke 1819, and Gemeenschappelijke Mijnbouwmaatschappij
Mijnbouwmaatschappij Billiton (GMB) yang didirikan Billiton (GMB), established in 1945 on Belitung Island.
pada tahun 1945 di Pulau Belitung.

