Page 77 - BAB 1-5
P. 77

mengoptimalkan  daya  pikir  kritisnya  untuk  mengulas  apa  yang
               dilihatnya.


               B.  PERANAN MEMIRSA

                   Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 secara

               umum  mencakup  lima  aspek,  yaitu  menyimak,  berbicara,
               membaca,  menulis,  dan  memirsa  (Nurhafika  &  Hafrison,  2019).

               Keterampilan memirsa ialah kegiatan menonton atau menyaksikan
               sesuatu dengan penuh perhatian sehingga dapat memahami isinya.

               Pada  kurikulum  2013,  mata  pelajaran  Bahasa  Indonesia

               diorientasikan  pada  pembelajaran  berbasis  teks.  Pembelajarann
               yang berbasis teks maka akan menekankan untuk memahami dan

               juga  memproduksi  suatu  teks  secara  lisan  maupun  tulis.  Aspek
               berbahasa  yang  termasuk  dalam  pembelajaran  bahasa  Indonesia

               dalam  kurikulum  2013  yaitu  menyimak,  membaca,  dan  memirsa.
               Di  mana  ketiganya  termasuk  aspek  keterampilan  memahami,

               sedangkan  yang  termasuk  ke  dalam  keterampilan  memproduksi

               adalah  berbicara,  menulis,  dan  menyaji  (Hidayatullah,  Arief,  &
               Rasyid, 2018).

                   Keterampilan memirsa penting untuk dikuasai seseorang. Hal
               itu dikarenakan apabila seseorang kurang teliti dalam menyaksikan

               atau melihat sesuatu maka akan membuat terjadi hal-hal yang tidak

               diinginkan. Sebagai contoh, perhatikan ilustrasi berikut ini.




                                         KETERAMPILAN BAHASA INDONESIA | 76
   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82