Page 64 - BUKU NADA 30
P. 64

Dalam PSAK, kriteria pengakuan pengeluaran dinyatakan dengan
                      “pengeluaran setelah perolehan awal suatu aset tetap yang memperpanjang
                      masa manfaat atau yang kemungkinan besar memberikan manfaat ekonomi di
                      masa mendatang dalam bentuk peningkatan kapasitas, mutu produksi,
                      peningkatan standar kinerja, harus ditambahkan pada jumlah tercatat aset
                      tetap yang bersangkutan”. Sehingga kriteria pengeluaran modal lebih
                      ditekankan pada manfaat pengeluaran.
                                Sebagai contoh, sebuah mesin diperoleh dengan harga Rp
                      75.000.000,00. Tiga tahun kemudian menjelang masa manfaatnya habis,
                      sebagian komponen dari mesin diganti dengan tujuan meningkatkan kualitas
                      produksi dan menambah umur ekonomisnya. Jumlah kas yang dikeluarkan
                      untuk pembelian komponen dan pemasangan Rp 15.000.000,00. Setelah
                      komponen mesin diganti, mesin tersebut mampu meningkatkan kualitas
                      produksi dan ditaksir dapat dioperasikan selama tiga tahun. Pengeluaran
                      tersebut diperlakukan sebagai pengeluaran modal yang dapat dicatat dengan
                      mendebit akun akumulasi depresiasi mesin dan mengkredit akun kas.

                  2. Pengeluaran untuk Pemeliharaan Aset Tetap
                                Perusahaan selalu melakukan pencatatan terkait pengeluaran
                      maupun pendapatan. Terdapat biaya yang harus dikeluarkan perusahaan
                      setelah perolehan aset tetap. Adapun pencatatan yang dilakukan oleh
                      perusahaan terkait dengan pengeluaran-pengeluaran yang berhubungan
                      dengan     penggunaan      aset   tetap    dalam    rangka    pemeliharaan     guna
                      memperpanjang masa manfaat aset tetap pada umumnya, sebagai berikut.
                      a. Pemeliharaan (maintenance)
                                Pengeluaran untuk pemeliharaan dilakukan perusahaan untuk
                          mempertahankan aset tetap pada kondisi tetap baik dan berfungsi normal
                          seperti biasanya. Segala bentuk pengeluaran sebaiknya dijadikan beban di
                          periode pada saat biaya pemeliharaan dikeluarkan. Pencatatan atas
                          pengeluaran ini dilakukan dengan mendebit akun beban pemeliharaan.

                                     Keterangan                     Debit                  Kredit

                            Beban pemeliharaan               Rp xxx

                                Kas                                                 Rp xxx


                                 Contoh

                            PT Antarkan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang melakukan
                            pengiriman barang menggunakan kendaraan sepeda motor. Setiap tiga
                            bulan, sepeda motor tersebut harus diganti olinya agar mesinnya tetap
                            terawat dengan baik. Biaya yang dikeluarkan untuk servis dan mengganti
                            oli sebesar Rp 80.000,00. Maka pencatatan jurnal atas pengeluaran
                            tersebut sebagai berikut.

                                      Keterangan                     Debit                  Kredit

                             Beban pemeliharaan               Rp 80.000,00

                                Kas                                                  Rp 80.000,00







                                                                                                            53
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69