Page 38 - E-Modul Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
P. 38
Ketiga mekanisme peruraian di atas dapat dituliskan menggunakan
persamaan reaksi sebagai berikut :
a. Gula/sukrosa C 12H 22O 11 tidak terionisasi dalam larutannya sehingga
persamaan reaksinya ditulis sebagai berikut.
H2O(l)
C 12H 22O 11(aq)
tidak terurai
b. Proses disosiasi NaCl menghasilkan banyak ion Na dan Cl terurai
−
+
sempurna dalam larutannya
−
+
NaCl (s) Na (aq) + Cl (aq)
terionisasi sempurna
−
c. Proses ionisasi CH 3COOH Menghasilkan sedikit ion CH 3COO dan
+
H . Dikatakan, CH 3COOH hanya terurai sebagian dalam larutannya.
H 2O (l)
− +
CH 3COOH (l) CH 3COO (aq) + H (aq)
terionisasi sebagian
Secara kuantitatif, kuat atau lemahnya suatu larutan elektrolit
dapat dinyatakan dengan derajat ionisasi/derajat disosiasi, α.
ℎ /
=
ℎ
Untuk larutan elelktrolit kuat; α = 1 atau α mendekati 1
Untuk larutan elektrolit lemah; 0 < α < 1
Untuk larutan non elektrolit; α = 0
37