Page 13 - PDF FLIPBOOK KEARIFAN LOKAL
P. 13

Pakaian Adat




















                                                                                             Pakaian adat Bangka Belitung bernama baju setting dan kain

                                                                                      cual.  Berdasarkan  kepercayaan  dan  keterangan  banyak  orang  tua


                                                                                      asli  penduduk  Bangka  Belitung,  pakaian  adat  tersebut  awalnya


                                                                                      dibawa  oleh  saudagar  Arab  yang  menikah  dengan  gadis  Cina  di

                                                                                      sekitar  kota  mentok.  Karena  terbilang  menarik,  masyarakat  asli


                                                                                      Bangka Belitung kemudian mulai menggunakan jenis pakaian yang


                                                                                      sama dan memadukannya dengan budaya setempat





                       Gambar 8 Kain Cual Bangka

                   (sumber: kain cual Bangka: 2009)























































                                                                                      Gambar 9 Baju Paksian Bangka Belitung

                                                                                (sumber: ensiklopedia pakaian nusantara:  2021)






              Baju setting sendiri berupa baju kurung biasa dengan warna merah yang dibuat dari kain beludru



           atau kain sutra baju ini dipadukan dengan bawahan berupa kain jual sering juga disebut kain Lasem


           atau kain besusur. Berbeda dengan baju setting kain jual sendiri merupakan kain asli budaya Bangka



           Belitung yang dibuat dengan metode tenun ikat.



              Pakaian adat adalah pakaian khas suatu daerah yang biasanya dipakai dalam acara adat. Pakaian


           pengantin tradisional Bangka-Belitung dikenal dengan sebutan paksian. Sebutan ini diambil dari nama



           mahkota yang dikenakan pengantin perempuan, paksian.



                     Pengantin  perempuan  mengenakan  kain  cual  sebagai  kain,  sedangkan  pengantin  laki-laki


           mengenakannya  sebagai  selempang  yang  dikenakan  pada  bahunya.  Pengantin  laki-laki  memakai



           penutup  kepala  yang  disebut  sungkon.  Warna  dasar  kain  cual  yang  dipakai  berwarna  merah,


           menunjukkan adanya kebahagiaan.



















                                                                                                                  5
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18