Page 56 - E-MODUL BERBASIS INQUIRY TERINTEGRASI STEM PADA MATERI STOIKIOMETRI
P. 56

mempengaruhi sifat fisik dan kimia senyawa. Sebelum Kita masuk ke

                    metoda  penentuan  rumus  kimia  senyawa  hidrat,  mari  Kita  pahami

                    terlebih  dahulu  konsep  dasar  tentang  apa  itu  senyawa  hidrat  dan

                    mengapa molekul air tersebut signifikan dalam pembentukan kristal


                    senyawa.


                      Apa itu Senyawa Hidrat?


                    Senyawa hidrat adalah senyawa kimia yang mengandung molekul air

                    dalam struktur kristalnya. Molekul air ini terikat secara stoikiometris

                    dengan  senyawa  utama,  artinya  jumlah  molekul  air  yang  terikat

                    adalah  tetap  dan  proporsional  dengan  jumlah  senyawa  utama.

                    Senyawa  hidrat  dapat  ditulis  dengan  notasi  khusus  yang


                    menunjukkan  jumlah  molekul  air,  misalnya:  tembaga(II)  sulfat

                    pentahidrat (CuSO4.5H2O).

                      Mengapa  Molekul  Air  Signifikan  dalam  Pembentukan  Kristal

                      senyawa?


                    a.  Stabilitas Struktur
                        Molekul air sering kali membantu menstabilkan struktur kristal

                        senyawa.  Mereka  dapat  berperan  sebagai  “jembatan”  yang


                        menghubungkan  ion-ion  atau  molekul  dalam  kristal,  membantu

                        mempertahankan bentuk dan integritas kristal tersebut.

                    b.  Sifat Fisik dan Kimia

                         1)  Kehadiran  molekul  air  dalam  senyawa  hidrat  dapat

                            mempengaruhi  sifat  fisik  seperti  titik  lele,  titik  didih,  dan

                            kelarutan. Sebagai contoh, senyawa hidrat biasanya memiliki


                            titik  leleh  yang  lebih  rendah  dibandingkan  dengan  bentuk

                            anhidratnya (tanpa air).





                                                                                                       42
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61