Page 11 - E-module PAI Kelas VII
P. 11
Macam – macam Najis serta Cara Mensucikkanya
Ada tiga macam najis, yaitu najis mukhaffafah, najis Mutawassitah, dan najis
mugalazhah.
1. Najis mukhaffafah adalah najis yang ringan, seperti air seni bayi laki-laki
yang belum berumur dua tahun dan belum makan apapun kecuali air susu ibu.
Cara menyucikannya sangat mudah, cukup dengan memercikkan atau
mengusapkan air yang suci pada permukaan yang terkena najis.
2. Najis mutawassitah adalah najis pertengahan. Contoh najis jenis ini adalah
darah, nanah, air seni, tinja, bangkai binatang, dan sebagainya. Najis jenis ini
ada dua macam, yaitu :
a. najis hukmiyyah artinya najis abstrak yaitu najis yang diyakini adanya pada
suatu benda tetapi tidak nyata wujudnya (zatnya), bau dan rasanya.
Contohnya air kencing yang sudah lama kering sehingga sifatnya tidak
kelihatan lagi. Cara menyucikannya adalah cukup dengan mengalirkan air
pada benda yang terkena najis.
b. najis‘ainiyyah artinya najis kongkrit, yaitu najis yang tampak wujudnya
(zat-nya) dan bisa diketahui melalui bau maupun rasanya. Contohnya air
kencing, darah, nanah dan sebagainya. Cara menyucikannya adalah dengan
menghilangkan zat, rasa, warna, dan baunya dengan menggunakan air yang
suci.
3. Najis mugallazhah adalah najis yang berat. Yang termasuk dalam najis ini
adalah benda atau badan yang terkena cairan (liur, jilatan, kotoran, darah dan
sebagainya) yang bersumber dari anjing atau babi. Cara menyucikkannya
melalui beberapa tahap, yaitu dengan membasuh sebanyak tujuh kali. Satu kali
diantaranya menggunakan air yang dicampur dengan debu atau tanah yang
suci. Nah, kalian sudah mengetahui cara bersuci dari najis. Rasulullah SAW
bersabda:
ُ
ُ
َ
َ
ُ
َ
لا وا ٍتا َّ رم ع بس ُهلِس غَي نَا ُبلَكلا ِه يِف َغلو اَذِا مك ِدحَا ِء انِا ُ روهط
َ
َ َ َ
ُ
َ
ُْ
)ملسم ه ا و ر( ِب ارتل اب َّنُه
ِ
َ
Artinya: Mensucikan seseorang dari kamu, apabila dijilat anjing, dengan
membasuhnya tujuh kali, salah satunya hendaklah dicampur dengan tanah.
(HR.Muslim).
5