Page 18 - E-module PAI Kelas VII
P. 18
c. Mengusap tangan kanan hingga siku-siku dengan debu.
d. Mengusap tangan kiri hingga siku-siku dengan debu.
Cara yang dilakukan untuk Tayammum
1. Berniat Tayamum, untuk dibolehkan mengerjakan shalat
2. Kedua telapak tangan ditempelkan di atas debu
3. Angkat tangan dari kumpulan debu tersebut lalu membersihkan debu yang
melekat pada tangan dari tanah/debu yang menggumpal dengan menggerak-
gerakkan tangan atau meniupnya secara berlahan.
4. Sapu muka dengan debu tersebut secara merata dari ujung dahi hingga ujung
dagu dan anak telinga kanan hingga anak telinga kiri.
5. Bersihkan sisa debu dari telapak tangan dengan menepuk-nepuk tangan
6. Tempelkan lagi telapak tangan di atas debu, tetapi di tempat yang berbeda dari
semula (buka bekas tempat pertama) lalu membersihkan debu yang menggumpal
dengan meniupnya secara perlahan.
7. Letakkan telapak tangan kiri pada punggung telapak tangan kanan lalu telapak
tangan kiri menyapu bagian luar tangan kanan terlebih dahulu dari punggung
hingga siku tangan kanan. Lalu telapak tangan kiri diputar untuk menyapu
bagian dalam tangan kanan. Sesampainya dipergelangan tangan kanan, telapak
tangan kanan yang masih berdebu suci diletakkan ke punggung telapak tangan
kiri lalu telapak tangan kanan tersebut ditarik menyapu bagian luar tangan kiri
hingga siku. Sampai di siku, telapak tangan kiri tersebut diputar untuk menyapu
bagian dalam tangan kiri hingga kemudian antara telapak tangan kanan dengan
telapan kiri disatukan.
8. Telapak tangan ditepuk-tepukkan.
Hal-hal yang membatalkan Tayammum.
1. Sesuatu yang dapat membatalkan wudhu’
2. Ada air sesudah bertayammum (bagi yang bisa menggunakan air)
3. Mampu menggunakan air, bagi yang sebelumnya tidak mampu mengunakannya
karena sakit dsb.
4. Murtad.
12