Page 31 - E_MODUL IPA KELAS 7
P. 31

perbedaan ciri-ciri yang dimiliki berbagai makhluk hidup tersebut. Jika ada
                                 beberapa  jenis  hewan  dan  tumbuhan  yang  akan  dikelompokkan,  maka

                                 hewan  yang  memiliki  persamaan  ciri,  dijadikan  satu  kelompok.  Misalnya
                                 domba  dan  sapi  satu  kelompok  mamalia  karena  memiliki  persamaan  ciri,

                                 yakni  memiliki  rambut  pada  kulitnya,  dan  hewan  betinanya  memiliki

                                 kelenjar susu.
                                 Suatu  kelompok  akan  terbentuk  dari  berbagai  jenis  hewan  yang  memiliki

                                 persamaan  ciri  tubuh.  Hewan  yang  memiliki  ciri  berbeda  membentuk
                                 kelompok lain.

                                 Langkah  selanjutnya  pemberian  nama  untuk  setiap  kelompok  makhluk

                                 hidup.
                                 1)  Tata nama makhluk hidup

                                             Menurut para sainstis  khususnya  biologis,  nama  memiliki  arti
                                    yang  penting.  Nama  sangat  berfungsi  dalam  hal  penyampaian  in-

                                    formasi, selain itu juga untuk memudahkan penelusuran dalam hal lokasi

                                    ditemukannya makhluk hidup itu Contoh: Bos javanicus menunjukkan
                                    lokasi  ditemukannya spesies  tersebut.  Nama  (nama  ilmiah)  juga  dapat

                                    menunjukkan siapa penemu spesies tersebut, dan juga karakteristik dari
                                    spesies  yang  ditemukan.  Contoh  Solanumnigrum  menunjukkan

                                    karakteristik  dari  spesies  tumbuhan  tersebutyang  memiliki  buah
                                    berwarna hitam.

                                             Semua  naskah  ilmu  pengetahuan  hingga  abad  ke-18  masih

                                    meng- gunakan bahasa Latin sebagai bahasa para ilmuwan, Pemberian
                                    na-  manyapun  masih  panjang-panjang  (polinomial)  contoh  “Sambucus

                                    caule  arboreo  ramose  floribus  umbellatis”  yang  artinya  tumbuhan
                                    Sambucus dengan batang berkayu yang bercabang-cabang dengan bunga

                                    berbentuk  payung.  Namun  sejak  Carolus  Linnaeus  (1707-  1778)
                                    memperkenalkan  sistem  penulisan  baru,  polinomial  diubah  menjadi

                                    binomial dan hingga kini masih dipergunakan. Prinsip utama binomial

                                    Carolus  Linnaeus  bagi  tumbuhan  maupun  hewan  dan  mikroorganisme
                                    lainnya adalah:










                                                                                                        28
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36