Page 42 - e-module fluida statis model pembelejaran POE
P. 42

Perhatikan ilustrasi pompa hidrolik berikut!


                    Animasi pompa hidrolik


















             Jika penghisap 1 ditekan dengan gaya F1 maka zat cair akan menekan akan

             menekan  penghisap  1  ke  atas  dengan  gaya  P1.A1  sehingga  terjadi

             keseimbangan  pada  penghisap  1  dan  berlaku  P1.A1  =  F1.  Berdasarkan

             hukum  pascal,  tekanan  pada  zat  cair  tersebut  diteruskan  sama  besar  ke

             segala  arah  maka  pada  penghisap  2  bekerja  gaya  ke  atas  P2.A2  yang

             seimbang dengan gaya F2 yang bekerja pada penghisap 2 dengan ke bawah

             dan berlaku P2.A2 = F2. Dengan demikian dapat diperoleh persamaan


                                                       P1 = P2


                                                          1      2
                                                          1  =     2


             Persamaan tersebut menyatakan bahwa perbandingan gaya yang bekerja

             pada penghisap sama dengan perbandingan luas penghisap. Apa bila kedua

             penghisap berbentuk silinder dengan diameter d1 dan d2 maka



                                                          1      2
                                                                2
                                                          1 2  =     2




                                                                                                        36
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47