Page 15 - rositarahmasari_1900008100_c_praktikumtekpem_modul-converted
P. 15

5) Terumbu Karang Ekosistem terumbu karang hanya dapat tumbuh di dasar perairan ynag jernih. Terumbu karang
          terbentuk dari rangka hewan kelompok Coelenterata. Pada ekosistem ini terdapat berbagai jenis organisme laut
          dari kelompok Porifera, Coelenterata, ganggang, berbagai jenis ikan, serta udang. Ekosistem terumbu karang
          antara lain terdapat di perairan Nusa Tenggara dan Maluku.
       6) Laut Dalam Ekosistem laut dalam merupakan zona pelagic laut. Ekosistem ini berada pada kedalaman 76.000 m
          dari permukaan laut, sehingga tidak ada lagi cahaya matahari. Oleh karena itu, produsen utama di ekosistem ini
          merupakan organisme kemoautotrof

           •  Ekosistem Terestrial

              Ekosistem terestrial (darat) adalah suatu tipe ekosistem yang sebagian besar lingkungan fisiknya berupa
          daratan. Ekosistem terrestrial memiliki bagian daerah yang luas dengan habitat dan komunitas tertentu, disebut
          bioma.
       1) Hutan Musim Bioma daratan yang berada di belahan timur Amerika Utara dikenal dengan bioma hutan musim
          atau  hutan  gugur.  Pemberian  nama  bioma  tersebut  adalah  berdassarkan  ciri-ciri  umum  dari  ekosistem  atau
          berdasarkan vegetasi yang dominant. Pada bioma hutan musim ditemukan tumbuhan bercirikan pohon keras
          seperti oak (Quercus sp.), beach, dan maple (Acer saccharinum), yang menggugurkan daunnya pada musim gugur.
          Adapun jenis hewan yang menghuni bioma tersebut antara lain rusa, musang, dan salamander.

       2) Padang Rumput Di sebelah barat dari hutan musim di Amerika Utara terdapat bioma padang rumput. Curah hujan
          bioma padang rumput tidak banyak memberikan dukungan bagi pertumbuhan tumbuhan. Penyebabnya adalah
          pada daerah tersebut terdapat aliran sungai yang panjang sehingga air tersedia dalam jumlah yang besar. Vegetasi
          dominan dalam bioma padang rumput adalh bermacam-macam spesies rumput-rumputan. Hewan yang ditemukan
          di daerah tersebut antara lain bison, anjing padang rumput, antelope, belalang, dan ular. Soatu bioma yang mirip
          dengan sebutan sabana. Sabana adalah tipa bioma yang banyak teradapat di Amerika Selatan. Tumbuhannya
          terdiri atas rumput dan pohon-pohon yang menyebar. Tipe bioma ini memiliki musim kering dan musim basah.

        3) Gurun Gurun terdapat di belahan bumi sekitar 20° - 30° lintang utara dan lintang selatan. Curah hujan di gurun
          rendah, yaitu kurang dari 25 cm per tahun. Kehidupan organisme di gurun beradaptasi dengan lingkungannya
          yang kering. Vegetasinya terdiri dari berbagai balukar akasia, tumbuhan sukulen, dan kaktus. Hewan yang banyak
          terdapat di gurun antara lain belalang, buurung pemangsa serangga, dan kadal. Umunya hewan-hewan gurun
          melakukan kegiatan pada malam hari (nokturnal). Contoh bioma gurun adalah gurun Gobi di Asia, gurun Sahara
          di Afrika, dan gurun Anzo Borrego di Amerika.

       4) Taiga Taiga terdapat di wilayah utara hutan gugur subtropics dan juga di pegunungan tropis. Cirri iklim taiga
          adalah musim dingin yang panjang. Hujan turun hanya pada musim panas. Taiga merupakan hutan pinus (koifer)
          yang selalu hijau. Taiga terdapat di Amerika Utara, juga pada dataran tinggi di berbagai wilayah. Hewan yang
          hidup di taiga antara lain beruang hitam dan serigala.

       5) Tundra Di sebelah utara dari bioma taiga terdapat suatu wilayah yang dikenal sebagai bioma tundra. Karakteristik
          bioma tundra sangat ekstrem, yaitu lama musim dinginnya lebih panjang daripada musim panas. Dalam kondisi
          demikian sangat sedikit ditemukan jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di sana. Tumbuhan yang terutama
          berupa lumut (liken), dan tumbuhan semusim yang tumbuh cepat selama musim tumbuh. Hewan yang menghuni
          bioma tundra antara lain rusa kutub (karibu), serigla, ajag, burung hantu salju, tikus, dan beberapa jenis serangga

        6) Hutan Hujan Tropik Bioma hutan hujan tropik adalah akhir dari spectrum iklim bioma tundra. Bioma hutan hujan
          tropic, terutama terdapat dekat ekuator di Amerika Selatan dan Amerika Tengah, Afrika, bagian selatan Asia,
          serta pulau di kepulauan Pasifik. Bioma hutan hujan tropic ditandai dengan suhu yang tinggi, hujan turun hamper
          setiap hari, dan memiliki ribuan spesies tumbuhan dan hewan. Tumbuhan tumbuh subur dengan cabang-cabang
          berdaun lebat sehingga membentuk tudung atau kanopi.
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20