Page 414 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN
P. 414
MENYERAP ASPIRASI MENCIPTAKAN SOLUSI
NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN
KOTA GORONTALO
Hari : Rabu Tanggal : 28 Juli 2021 Waktu : 10.00 WITA
Bentuk Penyerahan Beras stunting Fortivit dari Bulog dan Alsintan
Kegiatan (Power Thresher Multiguna) dari Kementerian Pertanian RI
oleh Rachmat Gobel kepada masyarakat dan Kelompok Tani
didampingi Walikota Gorontalo.
Peserta Walikota Gorontalo, Staf. Khusus, Kepala Dinas Pertanian,
Kepala Dinas Kesehatan, Anggota DPRD, Kementerian
Pertanian RI, Pengurus DPD Partai NasDem Kota Gorontalo dan
Ketua Garnita Partai NasDem.
Isu / Permasalahan :
1. Pencegahan stunting bagi masyarakat di Kota Gorontalo;
2. Masih terdapat gizi buruk bagi balita yang belum diselesaikan ;
3. Masyarakat banyak kehilangan pekerjaan pada masa pandemi covid-19;
4. Banyak keluarga yang masih kekurangan, terutama petani kecil di kota Bara
5. Banyak ibu hamil yang perlu asupan gizi;
6. Angka kematian tahun 1918 sangat tinggi, sekarang sudah menurun;
7. Kurangnya alat pertanian untuk menaikkan hasil panen/produksi, dan para
petani sangat membutuhkan peralatan tersebut;
8. Banyak lahan pertanian yang belum bisa dikelola dengan baik.
Tanggapan Rachmat Gobel terhadap Isu dan Solusi :
1. Stunting harus diselesaikan secara sungguh-sungguh, dan bertahap;
2. Membantu memberikan bantuan beras Fortivit, beras yang mengandung
vitamin bagus untuk anak balita dan ibu hamil, penambahan gizi dan
meningkatkan imun tubuh, diberikan pada saat pandemi covid-19;
3. Bantuan untuk para petani yang membutuhkan bantuan beras bervitamin
untuk menurunkan angka stunting;
4. Rachmat Gobel akan memberi bantuan beras Fortivit untuk stunting secara
bertahap pada reses berikutnya;
5. Dalam pemberian bantuan stunting beras Fortivit untuk masyarakat perlu ada
pendataan;
6. Memberikan bantuan alat pertanian (Power Thresher Multiguna) yang telah
diusahakan melalui Kementerian Pertanian RI, agar hasil panen menjadi baik;
7. Rachmat Gobel menyarankan dalam perawatan alat pertanian tersebut,
sebaiknya bekerjasama dengan Koperasi agar dapat terkoordinir dengan baik
dan peralatan tersebut dapat terawat dengan baik;
8. Perlu adanya koordinasi untuk penggunaan alat pertanian tersebut agar dapat
bergiliran ;
dpr .g o.id 431