Page 237 - BUKU GELORA KATA KATA FAHRI HAMZAH
P. 237
Dr. Fadli Zon, M.Sc
17
SANG PENIUP TEROMPET
Tapi, mereka para jejaring menganggap dokumen itu tak
penting, dan isu kudeta adakah upaya pecah belah.
Singkat cerita, isu CURRUPTOR FIGHT BACK,
PELEMAHAN KPK, POLITISI BUSUK, ADU DOMBA, dll.
diangkat lagi.
Tapi kali ini, yang menarik karena sang Johan
mengingatkan Komite Etik. KPK hidup dan mati.
Tragis, sejak awal KPK dijadikan tempat mangkalnya
LSM. Ingat konferensi pers berkalikali.
Apa pikiran orang-orang plat merah ini ya? Apa mereka
tidak paham bahwa KPK itu lembaga negara?
Pahamkah mereka bahwa memakai kantor negara untuk
perjuangan pribadi meski dengan maksud baik adalah
akar korupsi?
Sekarang kembali ke pernyataan Johan, Komite Etik
diminta menjaga KPK dengan cara (dugaan saya) tutup
kasus ini.
Melindungi KPK itu artinya menutupi kesalaham pribadi
orang-orangnya yang membuat wibawa lembaga jatuh.
225

