Page 246 - BUKU GELORA KATA KATA FAHRI HAMZAH
P. 246
FAHRI HAMZAH
GELORA KATA-KATA
SEPUTAR DEMOKRASI
DAN MUSUH-MUSUHNYA
Kita pun memberinya pujian decak kagum sebagai
sesembahan. Bahkan kita mulai percaya Eyang adalah
hidup kita.
Kita ciptakan lagu untuk menyambutnya seperti hymne
keluarga Eyang Subur.
Dan kita menyederhanakan persoalan bangsa ini seolah
hanya Eyang KPK yang bisa selesaikan.
Ini semacam cult atau kultus pasca modern. Kita
kehilangan akal sehat, juga memasuki ruang ruang kelas
dan dunia akademik.
Ketaatan kepada Eyang atau ketaatan pada hukum tidak
bisa dilakukan dengan sihir.
Ketaatan memakai sihir bukan saja totalitarian tetapi
juga ajaran setan yang berdiri mengangkang.
Ketaatan dan kesetiaan kepada hukum adalah hasil dari
interaksi yamg sehat dan terbuka.
Kita harus mencintai dengan kesadaran, sebab akal
adalah karunia Tuhan yang paling berharga.
234

