Page 461 - BUKU GELORA KATA KATA FAHRI HAMZAH
P. 461

Dr. Fadli Zon, M.Sc
                                             29
                      SKANDAL PEMBERANTASAN KORUPSI, MEMPRETELI DPR


                  harus nyata, tidak boleh lagi hambar dan samar; SERTA
                  GAMPANG DITEKAN BALIK.


                  Kamar legislatif ke depan harus kuat, independen, dan

                  professional. Karena itulah dia memerlukan UU legislatif
                  yang kuat. Saya memimpin Tim Reformasi DPR dan DPR
                  sedang mengarah ke sana tapi nampaknya banyak yang
                  tidak suka.


                  Seperti saya katakan, jika kekuasaan negara dan yang
                  mengoperasikannya 100% maka 99% ada di tangan

                  eksekutif. Kamar legislatif memakai kurang dari 1 %
                  kekuasaan. Kekuasaan pengawasan harus independen.
                  Bagaimana mengawasi kekuasaan begitu besar tanpa
                  kemerdekaan?


                  Sekarang, KPK tidak mengawasi yang 99%? tapi justru
                  setiap hari mengganyang kekuatan DPR yang hanya 1%
                  serta membuat rekayasa kebencian kepada DPR.



                  Bayangkan kalau KPK sejak awal dalam kasus EKTP
                  menyebut bahwa ada bacakan APBN 2,3 Trilyun di DPR
                  sehingga rakyat ini saban hari memaki DPR sebagai
                  tempat maling uang rakyat. Padahal BPK dan BPKP tidak
                  pernah menemukan kerugian negara dalam kasus ini.



                                            455
   456   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466