Page 573 - BUKU GELORA KATA KATA FAHRI HAMZAH
P. 573

Dr. Fadli Zon, M.Sc
                                             35
                          LENTERA YANG ENGKAU BAWA, NYALAKANLAH


                  Kota yang menjadi pertanda semu
                  Tak jelas lentera dan lampion
                  Itu pertanda apa?
                  Orang-orang mematikannya dengan tergesa



                  Kecepatanmu meninggi pertanda tak suka
                  Kau seakan terbang canggung
                  Membawa keluh kesahku yang terakhir
                  Sebuah luka


                                           ~oOo~



                  Lebih baik kita akhiri malam
                  Dan memulai menghitung
                  Apakah kita dapat menembus perbatasan rindu kita
                  Dan berapa lama?


                  Aku kutawarkan angka-angka
                  Tapi bukankah perpisahan ditambah prasangka
                  Tidak akan menghasilkan apa-apa.

                  Itu yang kusedihkan


                  Aku hampir tak percaya
                  Bermimpi dan gelisah di lorong katulistiwa
                  Sangkakala kedua sayup terdengar



                                            569
   568   569   570   571   572   573   574   575   576   577   578