Page 70 - Stabilitas Edisi 211 Tahun 2025
P. 70
ini terutama di kalangan bank yang
mengandalkan operasinya secara digital.
Dan untuk mengantisipasi kondisi tahun
ini, beberapa pengelola bank juga tetap
akan menawarkan bunga tinggi.
Presiden Direktur PT Krom Bank
Indonesia Tbk Anton Hermawan
mengatakan bahwa penghimpunan
simpanan nasabah alias dana pihak ketiga
(DPK) bank saat ini sedang menghadapi
tantangan dari segi likuiditas. Dia
pun memperkirakan bankbank lain
akan menerapkan bunga tinggi demi
mengatasi situasi serupa. “Mungkin
kami bisa expect bankbank lain akan
menaikkan juga interest rate itu. Nanti
kita akan coba lihat,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT
Allo Bank Indonesia Tbk Indra Utoyo
menjelaskan bahwa insentif bunga tinggi
masih diandalkan untuk mendorong
pertumbuhan pada tahun depan, selain
melalui pengembangan produk yang
tepat bagi keperluan nasabah. “Saya rasa
[bunga tinggi] masih menjadi salah satu
cara kami untuk bisa tumbuh pada 2025,
dikombinasikan juga dengan benefit-
benefit lainnya,” katanya.
Bank Indonesia mencatat suku bunga
Persoalan bunga tinggi deposito 1 bulan dan suku bunga kredit
yang terjadi beberapa pengawasan terhadap suku bunga pada November 2024 masingmasing
waktu belakangan ini bank melalui pemantauan informasi sebesar 4,71 persen dan 9,22 persen.
akan berlanjut di tengah suku bunga yang dipublikasikan dan “Likuiditas yang memadai serta efisiensi
langkah antisipasi diimplementasikan kepada masyarakat. perbankan dalam pembentukan harga
pengelola bank terkait Menurut Dian, dalam kondisi yang makin baik dengan transparansi
ketidakpastian yang relatif normal, kebijakan yang SBDK, berdampak positif pada suku
tahun ini. mendorong mekanisme pasar lebih bunga perbankan yang tetap terjaga,”
baik diterapkan. Dia mencontohkan kata pernyataan resmi BI.
penerbitan Peraturan OJK (POJK) Berdasarkan laporan Analisis
No. 13/2024 tentang Transparansi dan Uang Beredar, suku bunga simpanan
Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit cenderung turun pada November 2024.
(SBDK) yang membuat pengumuman Suku bunga simpanan berjangka pada
SBDK lebih mendetail. “Penguatan tenor 1 bulan, 12 bulan dan 24 bulan
ke arah transparansi dan publikasi masingmasing sebesar 4,73 persen, 5,74
ini diharapkan akan mendorong persen dan 4,28 persen. Jumlah itu turun
persaingan antarbank, menciptakan dibandingkan masingmasing sebesar
efisiensi penetapan SBDK dan 4,75 persen, 5,92 persen dan 4,29 persen
mendukung implementasi suku bunga pada Oktober 2024.
yang lebih optimal untuk pembiayaan Di sisi lain, suku bunga simpanan
perekonomian di Indonesia,” jelasnya. tenor 3 bulan relatif stabil pada level 5,53
Persoalan bunga tinggi sejatinya persen. Suku bunga tenor 6 bulan pada
sudah terjadi beberapa waktu belakangan November 2024 tercatat sebesar 5,68
70 Edisi 211 / 2025 / Th.XX www.stabilitas.id

