Page 712 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 712

data dilakukan dengan menelusuri pustaka-pustaka dasar yaitu
             berupa penelitian agraria yang sudah dilakukan untuk kemudian
             dilakukan review. Pendekatan yang digunakan untuk menyusun hasil-
             hasil penelitian yang direview adalah dengan menyusun apa yang
             disebut Creswell (2013:54) sebagai literature map (peta literatur). Peta
             literatur merupakan ringkasan dari penelitian-penelitian yang sudah
             diinventaris untuk kemudian disajikan dan disusun dalam sebuah
             ilustrasi untuk bisa menampilkannya secara komprehensif dan detail.
                   Melalui review dari hasil-hasil penelitian yang sudah dilakukan

             (data sekunder) ini, diharapkan akan diperoleh gambaran mengenai
             kecenderungan penggunaan dan pemanfaatan metode serta instrumen
             yang telah digunakan dalam penelitian-penelitian tersebut untuk
             kemudian mengupayakan sebuah formulasi spesifik yang bisa
             dikembangkan sebagai dasar metode dan instrumen untuk digunakan
             dalam riset-riset agraria ke depan.
                   Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan
             inventarisasi hasil penelitian agraria baik dari sumber-sumber internal
             maupun sumber-sumber eksternal. Yang dimaksudkan sebagai
             sumber internal dalam hal ini adalah literatur yang berasal dari Badan
             Pertanahan Nasional (Litbang BPN dan STPN), sementara sumber-
             sumber eksternal berasal dari penelitian-penelitian yang sudah
             dilakukan oleh perguruan-perguruan tinggi dan lembaga penelitian
             Non-BPN (NGO atau komunitas). Instansi pemerintah dalam hal ini
             Puslitbang BPN diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai
             variasi penelitian serta penggunaan metode yang digunakan dalam

             penelitian-penelitian kebijakan (policy research). Perguruan tinggi
             dipilih sebagai site untuk menggambarkan penelitian serta pilihan-
             pilihan metode yang jamak digunakan dalam ranah penelitian
             akademik. Sementara itu LSM/NGO digunakan sebagai pilihan site
             untuk melihat kecenderungan penelitian yang dilakukan untuk
             kegiatan advokasi/pemberdayaan. Dalam penelitian ini, lembaga
             pemerintah yang memang dikhususkan melakukan penelitian (LIPI)
             juga dilihat untuk bisa menemukan model penelitian dasar (basic




                               Merancang Metode Penelitian Agraria Lintas Disiplin  681
   707   708   709   710   711   712   713   714   715   716   717