Page 725 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 725
Dalam kaitannya dengan metode, Collis & Hussey (2003)
menyebutkan bahwa ‘the term methodology refers to the overall
approaches & perspectives to the research process as a whole and is
concerned with the following main issues: why you collected certain data,
what data you collected, where you collected it, how you collected it,
how you analysed it. Dalam hal ini, istilah ‘metodologi’ mengacu pada
konsep yang lebih umum yaitu keseluruhan perspektif dan pendekatan
dalam keseluruhan proses riset yang terdiri dari: mengapa data tertentu
dikumpulkan, data apa yang dikumpulkan, dimana data diperoleh,
bagaimana memperolehnya dan bagaimana menganalisisnya.
Mengacu pada Wiradi (2002), ‘metodologi’ merupakan salah satu
diantara enam ‘soko guru’ atau tiang penyangga kegiatan keilmuan
selain objek telaah, paradigma, konsep/teori, perbendaharaan istilah
dan penganut sebagaimana dapat dicermati dalam bagan berikut ini:
: Gambar. 4. Aturan Keilmuan sebagai Kriteria
Pembeda Cabang Ilmu
OBJEK TELAAH
(Subject Matter)
PARADIGMA
PENGANUT KONSEP/ METODE
(Adherent) TEORI PENELITIAN
PERBENDAHARAAN
ISTILAH
Sumber: Wiradi, 2002:10
Berbeda dengan metodologi, metode bersifat lebih khusus,
“a research method refers only to the various specific tools or ways
data can be collected and analysed, e.g. a questionnaire; interview
694 Ilmu Agraria

