Page 786 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 786
terjadi secara lebih komprehensif. Semangat penelitian partisipatoris
sebenarnya menjadi model penelitian yang sangat ideal apabila
diterapkan dalam penelitian kebijakan. Sinergi antara kedua penelitian
ini, akan menghadirkan pemahaman dan pendalaman persoalan
dengan lebih baik. Meskipun demikian format penelitian multitahun
memang diakui membutuhkan waktu yang lama dan penyediaan dana
pendukung yang tidak sedikit.
Berkaitan dengan metode studi agraria lintas disiplin, kebutuhan
untuk menggunakan disiplin ilmu yang berbeda dalam satu penelitian
sangat penting dilakukan. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan untuk
bisa memperoleh perspektif yang lebih luas dalam mengkaji suatu isu
agraria. Penelitian kolaboratif serupa, mutlak dilakukan agar output
penelitian yang dihasilkan bisa lebih luas pembacaannya dan agar
output yang dihasilkan bisa benar-benar menjawab persoalan agraria
yang dimunculkan. Meskipun demikian harus dipahami bahwa
lintas disiplin dalam hal ini harus dilakukan secara konsisten dalam
artian bukan sekedar melibatkan berbagai disiplin ilmu, tetapi juga
menggunakan keragaman disiplin ilmu tersebut untuk benar-benar
mengkaji persoalan dengan perspektif masing-masing secara konsisten
dari mulai penyiapan disain penelitian, operasional pengumpulan
data di lapangan, penulisan, analisis dan penyajian atau diseminasi
hasil penelitian.
Merancang Metode Penelitian Agraria Lintas Disiplin 755

