Page 502 - Konstitusionalisme Agraria
P. 502

Percepatan dan Perluasan Krisis Sosial-Ekologis Indonesia,
                Yogyakarta : Tanah Air Beta dan SAINS.

            Yudho, Winarno dkk
            2005   Privatisasi Ketenagalistrikan, Minyak dan Gas Bumi:
                Dalam Perspektif Peraturan Perundang-undangan, Kebijakan
                Politik Pemerintah dan Penerapannya di Indonesia, Jakarta:
                Pusat Penelitian dan Pengkajian Sekretariat Jenderal dan
                Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

            Yudhoyono, Susilo Bambang.
            2004   Revitalisasi Ekonomi Indonesia: Bisnis, Politik, dan Good
                Governance. Brighten Press: Versi Pdf Juni 2004



            Berita Koran dan internet
            Daendels, perintis infrastruktur. Didownload dari: http://www.
                nederlandsindie.com/Daendels -perintis-infrastruktur/ (2
                Januari 2012)
            Direksi, Tuan-tuan Tujuhbelas, didownload dari: http://www.
                nederlandsindie.com/direksi-tuan-tuan-tujuhbelas/ (3 Januari 2012)
            Hak Oktroi VOC, didownload dari: http://www.nederlandsindie.
                com/hak-oktroi-voc/ (3 Januari 2012)
            Harian Kontan, Penyelesaian Kasus Sengketa Tanah: DPR anggap
                BPN belum bisa selesaikan kasus pertanahan, 13 September 2011.
            Kalimantan Post, Kalimantan Layak Rekor Dunia. Konsesi Lebih
                Luas dari Wilayah Kaltim, Tumpang Tindih Besar-besaran,
                Rabu, 13 Maret 2013
            Kompas.com, 9 Arahan SBY soal MP3EI, Rabu, 6 Juli 2011.
            Kompas.com. ‘Bom Waktu’ Sengketa Lahan, Senin, 28 Mei 2012
            Kompas.com. Sengketa Lahan Dibiarkan, Selasa, 29 Mei 2012
            Kompas.com. Rakyat ‘Pemilik’ Lahan Terancam Kian Miskin, Rabu,
                30 Mei 2012
            Kompas.com Mess PT. BSMI Mesuji Dibakar Massa, Sabtu, 25
                Februari 2012


                                                        Daftar Pustaka     471
   497   498   499   500   501   502   503   504   505   506   507