Page 303 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 303
Ahmad Nashih Luthfi
Semenjak 1995 sampai sekarang ia menjadi anggota Pengu-
rus Sekretariat Bina Desa, Jakarta. Gunawan Wiradi pernah ter-
catat sebagai anggota dari International Rural Sociologist Asso-
ciation (IRSA). Ia juga ikut dalam proses perumusan TAP MPR
IX/ 2001 melalui keterlibatannya di Kelompok Studi Pembaruan
Agraria (KSPA) bersama Prof. Dr. Sediono Tjondronegoro, Prof.
Maria Soemardjono, Noer Fauzi, Dianto Bachriadi dan lainnya.
Forum ini mengundang beberapa anggota MPR yang terlibat da-
lam perumusan ketetapan MPR tersebut. Kelompok studi ini se-
cara intens mendesak wacana pembaruan agraria. Selain itu ia
menjadi peneliti tamu pada Pusat Kajian Agraria IPB yang baru
didirikan tahun 1999.
Sampai saat ini Gunawan Wiradi masih aktif di berbagai
organisasi, menghadiri seminar, memberi ceramah, dan semacam-
nya. Perannya tercatat juga di Bina Desa, LPPI, dan Sajogyo
Institute (SAINS). Dalam lembaga-lembaga itu, ia menjadi pena-
sehat, pendamping, dan guru bagi mereka, generasi-generasi pe-
nerus di jalur gerakan. Meski saat ini tidak lagi terjun secara
langsung/intens ke masyarakat pertanian dan pedesaan sebagai-
mana yang dilakukannya dulu sebagai peneliti, dengan pelibatan-
nya di jalur tersebut, ia menjadi inspirasi bagi siapapun yang
menekuni secara intens isu-isu agraria di Indonesia.
Tidak berlebihan jika Gunawan Wiradi disebut, sekali lagi,
sebagai guru reforma agraria. Guru yang mengemban misi
menjadi “sungai” yang selalu mewakafkan dirinya untuk terus-
menerus “mengairi” siapapun yang ingin belajar, mereka yang da-
haga. Suatu perumpamaan yang dibuat oleh Gunawan Wiradi
sendiri untuk menjuluki peran yang dilakoninya.
Pada tanggal 28 Mei 2009 Gunawan Wiradi memperoleh
penghargaan Dr. Honoris Causa (Dr. HC.) dari almamaternya,
Institut Pertanian Bogor, untuk Bidang Sosiologi Pedesaan de-
ngan fokus Kajian Agraria. Penghargaan ini diberikan karena
Senat Akademik IPB menganggap Gunawan Wiradi telah,
“Memberikan kontribusi besar dalam pengembangan IPTEK di
bidang pembangunan pertanian dan pedesaan, khususnya di bidang
agraria, melalui penelitian-penelitian longitudinal dan perumusan
250

