Page 338 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 338
Daftar Pustaka
Haas, Peter, Introduction: Epistemic Community an Policy
Coordination, International Organization 46, 1, Winter
1992.
Hansen, Gary “Episodes in Rural Modernization: Problems in
the BIMAS Program”, Indonesia, No. 11, April 1971.
Harsya W. Bachtiar (Ed.), Masyarakat dan Kebudayaan: Kumpulan
Karangan untuk Prof.Dr.Selo Soemardjan (Jakarta: 1988).
Hayami, Yujiro dan Vernon W. Ruttan, Agricultural Development:
An International Perspective (Baltimore dan London: The
John Hopkins Press, 1971).
Hayami, Yujiro, “Ecology, History, and Development: A
Perspective from Rural Southeast Asia”, The World Bank
Research Observer, Vol. 16, No. 2, 2002.
Hilmar Farid, “Pramoedya dan Historiografi Indonesia”, dalam
Henk Schulte Nordholt, Bambang Purwanto, dan Ratna
Saptari (Ed.), Perspektif Baru Penulisan Sejarah Indonesia
(Jakarta dan Bali: YOI, KITLV, dan Pustaka Larasan,
2008).
Houben, Vincent J. H, “Perkebunan-perkebunan Swasta di Jawa
Abad ke-19”, dalam J. Thomas Lindblad, (Ed.), Sejarah
Ekonomi Modern Indonesia, Berbagai Tantangan Baru
(Jakarta: LP3ES, 2000).
Husken, Frans, Cycles of Commercialization and Accumulation in a
central Javanese Village, dalam Gillian Hart, Andrew
Turton, dan Benjamin White (Ed.), Agrarian
Transformation, Local Processes and the State in Southeast
Asia (California: University California Press, 1989).
Husken, Frans, Masyarakat Desa dalam Perubahan Zaman, Sejarah
Diferensiasi Sosial di Jawa 1830-1980 (Jakarta: Grasindo,
1998).
Ignas Kleden, “Teori Ilmu Sosial sebagai Variabel Sosial: suatu
Tinjauan Filsafat Sosial”, dalam Ignas Kleden, Sikap
Ilmiah dan Kritik kebudayaan (Jakarta: LP3ES, 1987).
Ignas Kleden, Sikap Ilmiah dan Kritik Kebudayaan (Jakarta: LP3ES,
1988).
Imam Yudotomo, Kakung-Uti: Moch. Tauchid-Kastariyah, Catatan
untuk Cucu-cucunya, tidak diterbitkan, 2004.
Iman Soetiknjo, Politik Agraria Nasional: Hubungan Manusia
dengan Tanah yang Berdasarkan Pancasila (Yogyakarta:
UGM Press, 1994 [cetakan keempat]).
285

