Page 120 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 120

BAB 7
UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI PADA MINYAK ATSIRI
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah yang direncanakan adalah mahasiswa
menguasai prinsip-prinsip K3 (Keselamatan dan Keamanan Kerja, pengelolaan
laboratorium dan teknologi penggunaan peralatan dan instrumen kimia serta
penaganan terhadap isu lingkungan (CPMK2), sedangkan kemampuan akhir pada
percobaan ini mahasiswa menguasai prinsip K3, dalam melakukan eksperimen uji
minyak atsiri terhadap aktivitas anti bakteri (Sub-CPMK4) Pengalaman belajar
diperoleh adalah mahasiswa melaksanakan praktikum: merencanakan, mengamati,
menganalisis, mengelaborasi, membuat dan mensubmit laporan di di aplikasi yang
telah disiapkan.
2. Orientasi
Antibakteri merupakan senyawa yang bisa mencegah adanya bakteri
mengalami pertumbuhan bahkan juga mengakibatkan bakteri terbunuh. Beberapa
senyawa terpen memiliki sifat antibakteri yang cukup baik karena memiliki sifat
bakterisida dan bakteriostatik. Di dalam kandungan minyak atsiri sereh wangi terdapat
beberapa senyawa kimia diantaranya adalah sitronellal, geraniol dan sitronellol. Di
lihat dari adanya komposisi dan struktur dari dinding sel bakteri dikelompokkan jadi
dua bagian seperti bakteri gram positif dan juga negatif. Misalnya bakteri gram positif
adalah Staphylococcus aureus, bakteri ini hidup membutuhkan jamur untuk
menguraikan dari adanya bahan organik atau yang biasa disebut saprofit yang hidup
di dalam tubuh manusia yang menyebabkan berbagai infeksi seperti jerawat,
miningitis, dan bisul. Sedangkan contoh dari bakteri gram negatif adalah Escherichia
coli dan banyak ditemukan di dalam usus besar yang dapat mengakibatkan gejala
seperti diare, infeksi kemih, serta meningitis yang terjadi anak setelah lahir.
115









































































   118   119   120   121   122