Page 133 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 133

6) Senyawa Anti Bakteri Minyak Atsiri Kapulaga
Kapulaga Amomum cardamomummerupakan salah satu tanaman rempah yang
menjadi komoditas ekspor yang dihasilkan di Indonesia. Kapulaga merupakan salah
satugolongan rempah-rempah utama dunia yang biasanya dijualsebagai minyak atsiri
ataupun sebagai buah kapulaga kering. Kapulaga yang telah menjadi minyak atsiri
biasanya dimanfaatkan dan digunakan menjadi bahan aromatik seperti bermanfaat
dalam mengobati batuk, gatal tenggorokan,danbau mulut. Pada buah kering
kapulagajuga dapat digunakan sebagai bahan tambahan makanan yang berfngsi
sebagaipenyedap makanan, kue, gula, serta obat penghilang nyeri dan sakit
(Suratman,1997).
Minyak atsiri adalah minyak yang bersifat volatile (mudah menguap), dimana
saat kondisi kamar tidak menjadi dekomposisi, mempiliki kondisi yangpungent
tasteatau getir, berbau harum sesuai dengan tanaman penghasilnya, yang biasanya
tidak larut di air dan laut dalam pelarut organik (Guenther, 1987). Tanaman Kapulaga
Elletaria cardamomum merupakan jenis tanaman rempah yang kandungan minyak
atsirinya banyak. Kapulaga adalah tanaman yang termasuk ke dalam famili
Zingiberaceaeatau disebut tanaman hutan. Pemanfaatan kapulaga yang telah
berbentuk minyak atsiri bisa digunakan sebagai salah satu bahan aromatik, gatal
tenggorokan dan batuk, serta bau tak sedap pada mulut. Sedangkan buah kering
kapulaga dapat dimanfaatkan sebagai zat atau bahan penyedap makanan , pembuatan
kue, serta sebgai obat penghilang nyeri (Tambunan, 2017).
Gambar 46. Minyak Atsiri Kapulaga
Sumber: www.tsbali.com
128











































































   131   132   133   134   135