Page 49 - Buku Kimia Unsur Golongan Utama Berbasis PBL
P. 49

B. Sifat Fisika dan Sifat Kimia Logam Alkali Tanah Sifat Fisika
Kemiripan sifat logam alkali tanah disebabkan oleh kecenderungan melepaskan dua elektron valensi, sehingga senyawanya mempunyai bilangan oksidasi +2. Kemiripan dan keperiodikan sifat tersebut dapat dilihat pada tabel 1. Kerapatan bertambah dengan naiknya nomor atom, karena pertambahan massa atom. Demikian juga jari-jari atom dan ionnya, disebabkan bertambahnya jumlah kulit elektronnya. Tetapi energi ionisasai, kalor hidrasi, dan potensial reduksinya berkurang dengan naiknya nomor atom. Hal ini disebabkan oleh pertambahan jari-jari atom yang akan mengurangi daya tarik inti terhadap elektron atau partikel negatif di luar atom tersebut.
Titik lebur, titik didih, dan energi sublimasi secara umum terlihat makin kecil dengan naiknya nomor atom. Hal ini disebabkan oleh makin besar atom akan makin kecil daya tarik antara atom yang berdekatan. Energi ikatan antara atom logam dipengaruhi oleh bentuk kristal. Perhatikan benduk kristal yang sama, yaitu Be dan Mg, kemudian Ca dan Sr. Teryata titik lebur Be lebih besar dari Mg, dan demikian juga pada Ca dan Sr. tetapi titik lebur Ca lebih besar dari Mg, karena bentuk kristalnya tidak sama.
Universitas Sriwijaya
   Sifat Fisika
Tabel 6. Sifat Fisika Unsur Alkali Tanah
Unsur Alkali Tanah
Berilium Magnesium Kalsium Strontium Barium Radium
             Bentuk kristal h Titik leleh (°C)
Titik didih (°C) Kerapatan (g/cm3) Keelektronegatifan Jari-jari atom (pm) Jari-jari ion (pm)
Energi sublimasi (KJ mol-125°C Energi ionisasi (eV) Kalor hidrasi M2+
h
kbm Kbm kbb 649 839 769 725
1.090 1.484 1.384 1.640 1,74 1,54 2,6 3,51 1,2 1,0 1,0 0,9 160 197 215 217
86 114 132 149 150 192,6 164 175,6
7,646 6,113 5,695 5,212 1940 600 1460 1320
-
700
1.140 5,0 0,9 - 162 130
5,279 -
       1.278 2.970 1,845 1,5 111 41 319,2
9,322 2385
                                                                Bahan Ajar Kimia Unsur Golongan IIA (Alkali Tanah)
42











































































   47   48   49   50   51