Page 31 - Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Kimia
P. 31
Tanaman kenanga (Cananga odorata) merupakan salah satu jenis tanaman penghasil minyak atsiri. Menurut Burdock dkk bunga kenanga (Cananga odorata) merupakan bunga yang berasal dari beberapa negara di Asia Tenggara khususnya Filipina, Thailand dan Indonesia. Bunga kenanga berwarna kuning kehijauan dan kuning dapat menghasilkan minyak dengan kualitas baik. Minyak atsiri kenanga banyak digunakan dalam industri flavor, parfum, kosmetika, farmasi, sabun, aromaterapi dan spa.
Minyak kenanga merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang memiliki aroma yang khas yaitu beraroma floral dan berwarna kuning muda hingga kuning tua. Pada umumnya minyak atsiri kenanga diperoleh dengan cara mengisolasi bunga kenanga melalui metode distilasi air, distilasi uap dan air dan distilasi uap. Minyak atsiri kenanga hasil distilasi uap bunga kenanga segar akan dihasilkan minyak dengan aroma yang kuat. Sehingga minyak kenanga hasil distilasi uap banyak digunakan dalam industri parfum. Isolasi komponen minyak kenanga dari bunga kenanga dilakukan dengan metode distilasi uap dan menghasilkan rendemen sebesar 1,5-2,5% (Rahmawati, dkk., 2013).
Materi yang terkandung dalam minyak atsiri kenanga adalah hasil dari ekstraksi senyawa-senyawa kimia yang ada dalam bunga kenanga (Cananga odorata). Berikut adalah beberapa materi yang umumnya terdapat dalam minyak atsiri kenanga diantaranya Linalool merupakan senyawa utama yang memberikan aroma bunga yang manis dan lembut pada minyak kenanga. Benzil Benzoat: Bertanggung jawab atas aroma manis dan hangat yang terdapat dalam minyak kenanga. Senyawa ini juga memiliki sifat antiseptik dan antiinflamasi. Metil Benzoat menambahkan nuansa harum manis pada minyak kenanga dan memiliki sifat antimikroba yang membantu melawan pertumbuhan bakteri. Geraniol memberikan aroma bunga yang segar dan manis pada minyak kenanga, juga memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi. Eugenol senyawa ini memberikan aroma hangat dan rempah pada minyak kenanga serta memiliki sifat analgesik (penghilang rasa sakit) dan antiseptik. Seskuiterpena senyawa ini memberikan kontribusi pada kompleksitas aroma serta manfaat antiinflamasi dan antioksidannya. Farnesene memberikan aroma bunga yang khas pada minyak kenanga dan memiliki sifat antispasmodik (mengurangi kejang otot). Keton dan Aldehida senyawa ini memberikan kontribusi pada aroma dan sifat medisinal minyak kenanga.
26