Page 33 - Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Kimia
P. 33
Buah jeruk merupakan jenis buah buahan yang memiliki segudang manfaat karena mempunyai zat gizi, mineral dan vitamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jeruk sangat bermanfaat dalam mencegah berbagai macam penyakit seperti stroke dan kanker. Namun selama ini jeruk hanya terkenal sebagai sumber vitamin C (Yustinah, 2016). Salah satu bagian dari jeruk yang dapat dimanfaatkan adalah bagian kulitnya. Minyak atsiri kulit jeruk disebut minyak eteris (aetheric oil) yang banyak digunakan dalam pembuatan parfum, sebagai penambah aroma makanan atau minuman dan sebagai zat antikanker dan antioksidan dalam bidang kesehatan (Muhtadin, 2013). Minyak atsiri dari kulit jeruk manis adalah minyak esensial yang diekstraksi dari kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis). Minyak ini memiliki aroma yang segar, manis, dan citrus, yang sangat khas dan menyenangkan. Aroma segar dan manis dari minyak atsiri kulit jeruk ini membuatnya populer dalam aromaterapi. Minyak ini sering digunakan untuk mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan memberikan efek relaksasi. Minyak atsiri jeruk manis juga banyak digunakan dalam produk perawatan kulit dan kosmetik karena sifat antioksidan dan antiseptiknya.
Komponen yang terkandung dalam kulit jeruk manis salah satunya adalah limonene sebesar 95%. Minyak atsiri kulit jeruk merupakan jenis minyak atsiri yang mahal karena mengandung senyawa limonene yang mempunyai aroma khas dan sering dimanfaatkan untuk obat serangga seperti nyamuk. Karena itu, kulit jeruk dapat dimanfaatkan ketika diambil minyak atsiri kulit jeruk melalui proses distilasi (Megawati, 2015). Melalui metode cold pressing atau distilasi uap. Metode cold pressing ini lebih umum digunakan karena menjaga integritas aroma dan kandungan senyawa aktif dalam minyak. Dalam kulit jeruk manis terdapat senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan karena memiliki gugus penyusun pektin dan minyak atsiri. Komponen minyak atsiri dari kulit jeruk manis terdiri dari limonene (95%), mirsen (2%), oktanal (1%), dekanal (0,4%), sitronelal (0,1%), neral (0,1%), geranial (0,1%), valensen (0,05%), sinnsial (0,02%), dan sinensial (0,01%). Senyawa limonene yang terdapat di dalam kulit jeruk inilah yang membuat minyak atsiri kulit jeruk mahal karena beraroma yang khas. Oleh karena itu, kulit jeruk akan sangat bermanfaat jika diekstrak untuk mendapatkan minyak atsirinya (Lestari, 2019).
28