Page 11 - Harian Pagi Memo X Online
P. 11
Hidayat Serap Aspirasi
Rakyat Dengan Blusukan.
Blusukan ke Gudang Tembakau
di Tamanan
ONDOWOSO- MEMO X Hidayat Calon Wakil Bupati lakukan blusukan ke gudang tembakau di kecamatan Tamanan. 500 pekerja gu-
dang tersebut yang mayoritas perempuan dibikin terkejut dan terkesima oleh kedatangannnya, Selasa (6/3/2018).
Kerap kali Hidayat mendatangi kumpulan pekerja dan berbincang santai dengan mereka. Rata-rata banyak yang menyampaikan doa, dan
Bharapan mereka terhadap pasangan calon nomer urut dua itu. Tak sedikit pula yang mengacungkan salam dua jari, yang diikuti dengan
pantun yang berisi dukungan terhadap pasangan Dhafir-Hidayat.
Misnati (50) pekerja asal desa Kali Anyar mengaku selama ini hanya melihat pasangan yang mendapat julukan Sang Pemimpin itu di gambar-gam-
bar saja. Dirinya mengaku senang bisa bertatap muka langsung, bahkan bisa menyampaikan aspirasinya.
Ia berharap pasangan Dhafir dan Hidayat ini jika terpilih, memimpin Bondowoso dengan bijaksana, adil dan bertanggung jawab. “Mudah-muda-
han menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, bijaksana, dan adil. Semoga Bondowoso bisa hebat bersama Dafir-Dayat ,” ujarnya dalam bahasa
Madura.
Agus Putra (60) kepala gudang diruangan yang terpisah mengatakan bahwa semua pekerja sudah banyak yang mengenal siapa paslon Dhafir-Dayat.
Selama ini, Dhafir-Dayat dikenal oleh warga sangat bermasyarakat.
Dia sangat banyak berharap kepada paslon Dhafir-Dayat, agar masyarakat kecil juga menikmati pembangunan pertumbuhan ekonomi Bondowoso.
Selain itu, memperhatikan pendapatan para buruh yang bekerja gudang pengolahan ini. Rata-rata mereka menerima upah Rp. 30.000 yang dibuat
dalam sehari. “Saya sangat tahu paslon Dhafir-Dayat yang sangat bermasyarakat dan tidak pilih kasih terhadap siapapun yang hadir atau menyapa
beliau. Terbukti kebersamaan dengan para buruh berlangsung begitu intim,” katanya pada beberapa wartawan.
Sementara itu Hidayat mengungkapkan, kegiatan ini merupakan silaturahmi yang dilakukan merupakan salah satu bentuk untuk menyerap aspirasi
masyarakat yang nantinya akan diolah dalam bentuk kebijakan. ”Sehingga kalau kita membuat suatu kebijakan itu tidak hanya semata-mata top
down, tapi aspirasi masyarakat itu menjadi pertimbangan,” ujarnya.
Kedatangan Hidayat, juga melihat perkembangan usaha di bidang pemberdayaan ekonomi yang dimiliki oleh swasta yang menyewa
tempat milik PTPN. Hal ini juga untuk mengembangkan aspirasi pengembangan ekonomi masyarakat yang
sudah digagas oleh Dhafir-Dayat. “Yang jelas kami ingin memperhatikan para buruh
karena mereka juga mengangkat ekonomi Bondowoso. Kami ingin melihat aspi-
rasi mereka. Tadi juga banyak yang ber- harap kami dapat lanjut dua periode,”
tambahnya.
Terkait dengan tembakau, maka paslon Dhafir-Dayat melalui Dinas Pertani-
an akan terus membina masyarakat petani untuk mengelola tembakau
lebih baik agar mempunyai kualitas yang tinggi. Kendati demikian,
proses pengelolaannya juga akan diperhatikan yang akan berdampak
langsung dengan penyerapan tenaga kerja. “Kita akan membina dari
hulu sampai hilir agar petani tembakau memperhatikan kualitas tem-
bakaunya. Petani tembakau tidak sukses, otomatis gudangnya juga akan tutup
dan berdampak pada angka pengangguran yang tinggi,”paparnya usai melakukan
blusukan. (ifa)