Page 12 - PERUBAHAN IKLIM GLOBAL
P. 12
E. PENYEBAB PERUBAHAN IKLIM
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa aktivitas manusia
merupakan penyebab utama terjadinya perubahan iklim. Selain itu
pertambahan populasi penduduk dan pesatnya pertumbuhan teknologi dan
industri ternyata juga memberikan kontribusi besar pada pertambahan GRK.
Jenis aktivitas yang berbeda beda, maka GRK yang dikontribusikan oleh
setiap negara ke atmosfer pun porsinya berbeda beda. Di Indonesia sendiri
GRK yang berasal dari aktivitas manusia dapat dibedakan atas beberapa hal,
yaitu (1) kerusakan hutan (2) pemanfaatan energi fosil, (3) pertanian dan
peternakan, serta (4) sampah.
1. Kerusakan Hutan
DATA LAHAN KRITIS DIDALAM DAN LUAR KAWASAN HUTAN PROVINSI
BANTEN PROVINSI BANTEN TAHUN 2014
Data yang diungkapkan oleh Greenpeace, Lahan Kritis juga terjadi di
kerusakan hutan di Indonesia mencapai Provinsi Banten pada tahun
3.800.000 ha per tahun penebangan hutan. 2014. Lahan tersebut terdiri
Salah satu fungsi hutan adalah sebagai atas kawasan hutan milik
penyerap emisi GRK (biasa juga disebut emisi masyarakat dan hutan lindung
karbon). Hutan dapat menyerap dan yang tersebar di delapan
mengubah karbondioksida (CO2 ), salah satu kabupaten/kota. Rendahnya
jenis GRK, menjadi oksigen (O2). pengrusakan kesadaran masyarakat untuk
hutan akan menyebabkan lepasnya emisi menjaga lingkungan menjadi
GRK, ke atmosfer. Di Indonesia, banyak terjadi penyebab lahan kritis.
alih fungsi hutan untuk kegiatan
pertambangan dan perindustrian. Selain itu
adanya pencurian kayu dan hasil hutan
lainnya oleh masyarakat sekitar hutan 11

