Page 7 - Super Sukses Sejarah Kelas X
P. 7

Bab I



                                             Mengenal Sejarah







                     Tujuan Pembelajaran


                 Setelah mempelajari materi pada bab ini, kalian diharapkan mampu:
                 1.   menjelaskan beberapa konsep tentang ilmu sejarah;
                 2.   menjelaskan manfaat belajar ilmu sejarah;
                 3.   menjelaskan berbagai peristiwa sejarah;
                 4.   menjelaskan pengaruh ilmu sejarah dalam kehidupan masyarakat;
                 5.   menganalisis berbagai fenomena sejarah dalam kehidupan sehari-hari.








                           Ringkasan Materi





                 A.  Pengertian Sejarah                               1.   Jumlah perubahan, kejadian, atau peristiwa di sekitar
                                                                          kita.
                 Kata sejarah berasal dari bahasa Arab ( ةرجش  : šajaratun)   2.   Cerita perubahan, kejadian, atau peristiwa di sekitar
                 yang berarti pohon. Dalam bahasa Arab, kata sejarah dise-  kita.
                 but tarikh ( خيرات ). Adapun kata tarikh dalam bahasa Indo-  3.   Ilmu yang menyelidiki perubahan, kejadian, dan
                                                                          peristiwa di sekitar kita.
                 nesia artinya waktu. Pohon di sini mengandung pengertian
                 cabang geneologis dari suatu kelompok keluarga tertentu.      Sartono Kartodirdjo mengatakan bahwa sejarah
                 Jika dibuat bagan, sejarah seperti profil pohon yang ke atas   menceritakan kejadian dengan membuat kembali
                 penuh dengan cabang dan ranting-rantingnya, serta ke   peristiwa tersebut secara verbal. Sartono Kartodirdjo
                 bawah yang menggambarkan cabang dari akar-akarnya.   membagi pengertian sejarah berdasarkan peristiwa dan
                 Jadi, kata syajarah itu awalnya adalah gambaran silsilah   kisah menjadi dua, yaitu sejarah dalam arti objektif dan
                 atau keturunan.                                      subjektif. Sejarah dalam arti objektif merujuk kejadian
                     Menurut Herodotus, sejarah adalah satu kajian per-  atau peristiwa itu sendiri, yaitu proses sejarah dalam
                 putaran jatuh bangunnya masyarakat dan peradaban.    aktualitasnya. Kejadian tersebut hanya sekali terjadi dan
                 Aristoteles mengatakan bahwa sejarah merupakan satu   tidak dapat diulang atau terulang kembali. Setiap orang
                 sistem yang meneliti kejadian awal dan tersusun dalam   yang memiliki kesempatan mengalami suatu kejadian
                 bentuk kronologi, peristiwa masa lalu yang mempunyai   hanya dapat mengamati Sebagian dari totalitas kejadian
                 catatan, serta rekaman-rekaman atau bukti-bukti yang   tersebut. Jadi, sejarah dalam arti objektif menurut Sartono
                 konkret. Adapun menurut Ibnu Khaldun, sejarah di-    Kartodirdjo adalah kejadian atau peristiwa sejarah yang
                 definisikan sebagai catatan peradaban manusia. Moh. Ali   tidak dapat terulang kembali. Adapun sejarah dalam
                 membagi pengertian sejarah menjadi tiga, yaitu sebagai   arti  subjektif  adalah  sejarah  yang  merupakan  produk
                 berikut.                                             rekonstruksi dari peristiwa sejarah atau bangunan yang


                                                                                              Bab I Mengenal Sejarah  1
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12