Page 57 - E-Modul Fisling Berbasis STEM_Neat
P. 57
Usaha yang dilakukan oleh pegas terhadap balok bernilai negatif karena gaya yang
diberikan oleh pegas terhadap balok dan perpindahan balok arah berlawanan. Jika balok
E
dilepaskan, gaya pegas yang bekerja akan bernilai positif pada saat balok tersebut
bergerak kembali ke posisi semula. Saat kita menarik balok yang menempel pada pegas
lalu kita lepaskan balok tersebut, maka pegas akan tertekan oleh balok, peristiwa itulah
yang kita sebut sebagai energi potensial pegas. Sehingga kita dapat menghitung fungsi
energi potensial yang berkaitan dengan gaya konservatif dengan menggunakan
persamaan 2.4, yaitu:
⃗ ⃗⃗⃗⃗⃗
= − . ℓ = − = −(− ) = + (2.10) M
Kemudian:
1
2
= ∫ = + (2.11)
0
2
Dimana adalah energi potensial saat x = 0, yaitu saat pegas tidak tertekan. Sehingga
0
memutuskan bahwa tetap menjadi nol, maka:
0
1 2 M
= (2.12)
2
1
2
Persamaan = untuk energi potensial pegas mengharuskan pegas dalam keadaan
2
tenang. Jadi, tempat titik dimana x = 0 tidak sembarangan saat menggunakan fungsi energi
1
2
potensial = .
2
Saat kita menarik balok dari x = 0 ke x = x1, orang yang melakukan tarikan harus
menggunakan gaya yang diterapkan pada balok. Jika balok berawal dalam keadaan diam
dan berakhir dengan keadaan diam pula, maka perubahan energi kinetiknya adalah nol
dan usaha total yang dilakukan oleh balok adalah nol, artinya:
Wapp + Wspring = 0,
M
Atau (2.13)
1 1
2
2
+ = ∆ = − 0 =
1
1
2 2
Energi yang ditransfer dari seseorang yang melakukan tarikan ke sistem sam dengan
Wapp dan disimpan sebagai energi potensial.
57

