Page 26 - BUKU AJAR KELAS XII SMA
P. 26
yang lebih besar. Hal tersebut dikarenakan semua hak asasi
manusia yang tercantum dalam UUD juga merupakan bagian
dari hak sebagai warga negara. Sedangkan hak asasi sendiri
memiliki arti sebagai hak yang dimiliki manusia sejak ia
dilahirkan yang merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha
Esa (YME) dan sifatnya universal.
Sebagai seorang warga negara kita perlu untuk
menyeimbangkan antara hak dan kewajiban sebagai warga
negara. Untuk itu hendaknya kita harus paham mengenai
posisi diri di dalam sebuah negara. Keseimbangan antara hak
dan kewajiban warga negara sangat penting bagi
kelangsungan kehidupan bernegara. Mengapa demikian?
Karena, setiap warga negara tidak bisa menuntut haknya
sebelum memenuhi kewajiban terlebih dahulu. Contohnya
saja, seorang pejabat negara dalam melaksanakan tugas dan
wewenangnya harus memahami dan mampu membedakan
hak dan kewajiban yang dimiliki. Sehingga tujuannya dalam
menjalankan pemerintah sesuai dengan cita-cita nasional
negara yaitu menyejahterakan masyarakatnya (Sarinah,
2017: 94).
Westheimer and Kahne dalam Banks (2017) dengan
program studinya tentang pendidikan kewarganegaraan ia
mengenalkan 3 hal yang harus dilakukan warga negara yang
baik agar terciptanya keseimbangan antara hak dan
kewajiban sebagai warga negara yaitu:
“They describe three conceptions of the good citizen: (a)
personally responsible, (b) participatory, and (c) justice-
oriented.”
Dari pernyataan Westheimer dan Kahne diatas dapat
ditarik kesimpulan bahwasanya sebagai seorang warga
negara harus memiliki ke 3 prinsip tersebut seperti:
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) 15

