Page 47 - BUKU AJAR KELAS XII SMA
P. 47
sering terjadi mengenai kasus penyalahgunaan
kekuasaan. Hal tersebut dilakukan untuk
memperkaya diri tanpa memperhatikan tanggung
jawab sebagai warga negara.
e) Ketidaktegasan aparat penegak hukum,
ketidaktegasan yang dimaksudkan yaitu tidak
tuntasnya aparat dalam menyelesaikan masalah
pelanggaran hak dan kewajiban warga negara
sehingga dapat menimbulkan kasus-kasus yang
baru.
f) Penyalahgunaan teknologi. Kemajuan teknologi yang
begitu cepat dengan hadirnya berbagai macam situs
media sosial juga bisa berdampak pada terjadinya
kasus pelanggaran hak warga negara. Contohnya
yaitu salah satu contohnya yaitu:
Maraknya ujaran kebencian di sosial media yang
dapat menyebabkan orang lain terganggu
mental dan kesehatannya.
Banyaknya penyebaran berita “hoax” yang
dibuat oleh orang-orang tidak bertanggung
jawab.
Jadi, setelah mengetahui faktor-faktor pemicu
terjadinya pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban
warga negara sangat diperlukan pendidikan karakter yang
optimal. Thomas Lickona dalam Yaumi (2016), menyatakan
bahwa karakter itu merupakan “pengetahuan mengenai
kebaikan, menginginkan kebaikan, dan melakukan segala hal
yang baik”. Sehingga dengan membentuk warga negara yang
berkarakter, akan menciptakan warga negara yang memiliki
kesadaran penuh akan bagaimana cara mendapatkan hak dan
melaksanakan kewajiban dengan optimal.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) 34

