Page 23 - E-MODUL USAHA DAN ENERGI
P. 23

E-Modul Pembelajaran Fisika Usaha dan Energi
      untuk Peserta Didik Kelas X Jenjang SMK                   E-Modul Pembelajaran Berbasis  Flip Pdf Professional

                                           mv  2
                                     EK 
                                             2

               Berdasarkan hukum kekekalan energi, besar energi mekanik benda ketika berada di puncak tebing
               adalah sama dengan energi mekanik benda ketika berada pada titik minimum (terendah). Sehingga

               kecepatan benda tepat saat melintasi titik dasar tebing adalah sebagai berikut.
                                 EM  A    EM  B
                                 EK A   EP  EK   EP B
                                                B
                                         A
                                          1              …………………….... (2.9)
                                              2
                                 0  mgh   mv   0
                                          2
                                         2 gh

            4.  Energi Oleh Gaya-Gaya Nonkonservatif
                        Gaya konservatif adalah gaya yang dinyatakan dalam fungsi posisi. Dengan kata lain, gaya

               konservatif  tidak  memedulikan  bentuk  lintasan  dari  suatu  objek  yang  dikenai  usaha,  tetapi  hanya
               memperhatikan posisi awal dan akhir objek tersebut.

                        Gaya yang termaksud dalam gaya nonkonservatif misalnya gaya tumbukan antar benda dan
               gaya  gesek.  Dengan  tidak  adanya  gaya  gesek,  energi  mekanik  selalu  konstan,  sehingga  tidak  ada

               selisih  antara energi  mekanik  awal  dan energi  mekanik  akhir. Akan tetapi,  dengan hadirnya  gaya

               nonkonservatif, energi mekanik tidak terkonservasi atau tidak kekal. Selisih antara energi mekanik
               awal dan akhir adalah energi yang disumbangkan oleh gaya nonkonservatif. Kita tuliskan:

                                        E      E
                                         awal    akhir  ………………………    (2.10)
                                        Em awal    EM  akhir

               Sehingga

                                  W         EM      EM    ……………………  (2.11)
                                    nonkons    awal      akhir
               Perhatikan,  energi  selalu  konstan  dalam  setiap  kondisi,  tetapi  energi  mekanik  tidak.  Ketika  ada

               gesekan  pada  kendaraan,  energi  akan  berubah  menjadi  energi  panas,  dan  energi  bunyi,  dan
               sebagainya. Jika tidak ada gesekan, energi panas tidak akan muncul.

            5.  Daya
                        Daya  adalah  besar  usaha  persatuan  waktu.  Daya  menunjukan  kecepatan  gaya  dapat

               menghasilkan usaha. Daya dirumuskan sebagai:

                                           W
                                        P 
                                            t
                                           Fs    s
                                        P     F  …………………………  (2.12)
                                            t    t
                                        P   Fv

                 Keterangan:
                 P = Daya (Watt)

                W = Usaha (J)


                                                                                                            18
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28