Page 5 - Kisah Kelinci Pelupa dan Badai yang memisahkan dengan sahabatnya - Presentasi
P. 5
"Satu sahabat, eh eh sahadat dua
tiga... lima... eh, tunggu dulu, lima apa
ya?" Kelinci menggaruk kepalanya yang
berbulu lebat.
Rusa dan Tupai tertawa geli melihat
tingkah lucu Kelinci. "Sabar, Kelinci," kata
Rusa dengan nada menenangkan.
"Ayo, kita ulangi lagi."
Mereka pun mengulang materi
pelajaran dengan sabar dan penuh
tawa. Meskipun Kelinci sering lupa, dia
tidak pernah menyerah. Dia terus
belajar dengan tekun dan dibantu oleh
Rusa dan Tupai.