Page 37 - FISIKA SMA KELAS X
P. 37

Kinematika adalah bagian mekanika yang mempelajari gerakan benda
                  tanpa meninjau penyebabnya. Di antara macam-macam gerakan benda terda-
                  pat dua gerak yaitu gerak translasi dan gerak rotasi.  Gerak translasi  adalah
                  gerakan yang berhubungan dengan berpindahnya suatu benda dari suatu
                  tempat menuju ke tempat lain, di mana setiap partikel dalam benda dalam
                  selang waktu yang sama menempuh jarak yang sama, sedangkan Gerak rotasi
                  (gerak putar) adalah gerakan suatu benda dimana setiap titik pada benda ter-
                  sebut mempunyai jarak yang tetap terhadap suatu sumbu tertentu. Pada
                  umumnya gerakan suatu benda adalah campuran daripada gerak translasi
                  dan rotasi. Misalnya sembarang benda yang dilemparkan akan terlihat bahwa
                  di samping ia berpindah dari suatu tempat menuju ke tempat yang lain, maka
                  ia juga akan berputar.

                     Jika benda yang ditinjau mempunyai ukuran yang jauh lebih kecil daripa-
                  da lintasannya, maka gerakannya dapat dianggap translasi saja, dan benda
                  seperti ini dalam mekanika disebut titik materi atau partikel. Bagian mekani-
                  ka yang mempelajari gerakan titik materi/partikel tanpa memperhatikan
                  penyebabnya disebut kinematika partikel.
                     Berdasarkan lintasan yang dibuatnya, partikel yang bergerak dapat berupa
                  garis lurus, lingkaran atau garis lengkung.


                  A. GERAK LURUS BERATURAN DAN GERAK LURUS
                     BERUBAH BERATURAN

                  1. Pengertian Gerak

                     Suatu benda dikatakan bergerak apabila kedudukannya berubah terhadap
                  acuan tertentu. Misalnya penumpang yang duduk di dalam bus yang sedang
                  bergerak meninggalkan terminal. Jika terminal ditentukan sebagai acuan,
                  penumpang dan bus dikatakan bergerak terhadap terminal. Jika bus di-
                  tentukan sebagai acuan dikatakan penumpang diam (tidak bergerak) terhadap
                  bus.
                                    A     B         C     D     E     F         G

                                    -7  -6  -5  -4  -3  -2  -1  0  1  2  3  4  5  6  7
                                                Gambar 2.1  Kedudukan titik

                     Dari gambar 2.1 jika titik D ditentukan sebagai acuan maka kedudukan
                  titik:
                     A = . . . . . . .                   E  = . . . . . . .
                     B = . . . . . . .                   F  = . . . . . . .
                     C = . . . . . . .                   G = . . . . . . .







                  30                                                                     Gerak
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42