Page 31 - E-MODUL BERBASIS PjBL PERUBAHAN LINGKUNGAN
P. 31
Darurat Sampah Makanan di Indonesia
Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara produsen sampah
pangan terbanyak di dunia. Dilansir dari Food Sustainable Index (2018) terbitan
The Economist Intellegent Unit bersama Barilla Center For Food and Nutrition
Foundation, rata-rata setiap penduduk Indonesia membuang sekitar 300 kg
makanan per tahun. Fakta tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara
berkembang dengan perilaku konsumtif pangan yang tinggi, melebihi negara
adidaya sekelas Amerika Serikat yang masing-masing warganya membuang 272
kilogram setiap tahun.
Menariknya, sejumlah kota besar kedapatan membuang lebih banyak sampah
makanan ketimbang jenis makanan lainnya. Di Jakarta, 3,6 ton sampah pangan
terangkut setiap harinya, 0,5 ton lebih banyak dari sampah anorganik yang
jumlahnya hanya 3,1 ton. Selain mubazir, sampah pangan dapat menyulitkan
kehidupan masyarakat luas. Jika tercampur dengan sampah anorganik, akan
menghasilkan limpasan cairan beracun leachate yang sangat berbahaya bagi
lingkungan. Cairan leachate berdampak pada eutrofikasi sistem perairan,
mengurangi jumlah oksigen dan mendorong pertumbuhan organisme
berbahaya. Sampah pangan juga bisa mencemari air sungai dan air laut karena
sisa-sisa pembusukan makanan yang tidak terurai sempurna akan
mengakibatkan air berwarna hitam dan berbau tidak enak.
Selain permasalahan cairan beracun, sampah pangan juga berkontribusi
terhadap isu lingkungan lain yang tak kalah gawat, yakni gas rumah kaca.
Proses pembusukan sampah organik dengan konsentrasi sampah non-organik
yang tinggi akan melepaskan gas metana atau CH4 yang disinyalir 25 kali lebih
berbahaya dari karbon dioksida. Peningkatan emisi gas rumah kaca akan
mendorong pemanasan global dan menciptakan perubahan iklim sehingga
membuka jalan bagi kepunahan banyak spesies flora dan fauna.
Sumber: https://tirto.id/f3Yn
Setelah membaca artikel, amati limbah yang ada di lingkungan sekolah dan
rumah kalian!
Identifikasi jenis limbah tersebut berdasarkan komponen penyusunnya!
Isi tabel yang telah disediakan pada lembar hasil pengamatan untuk
mengidentifikasi jenis-jenis limbah.
e-Modul Perubahan Lingkungan 31

