Page 347 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 347

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            santri untuk mengikuti pameran (exhibition) di Aljazair. Dia in-
            gin membuka wawasan para pengusaha santri tentang besarnya
            peluang ekspor-impor bagi pengusaha Indonesia. Selain exhibi-
            tion, mereka diajak mengikuti acara investor meeting, bertemu
            dengan para pengusaha besar Aljazair yang siap berinvestasi di
            Indonesia.

            Selain Aljazair, Muhammad juga mengajak para pengusaha san-
            tri untuk berkunjung ke benua Eropa. Ia mengantarkan para pen-
            gusaha santri untuk berrtemu dengan pengurus Kamar Dagang
            Indonesia (KADIN) dan KBRI yang berada di Eropa.

            Di tahun 2017, Ia kembali mengajak para pengusaha santri, be-
            berapa pengurus wilayah dan kabupaten untuk ikut serta dalam
            pelatihan entrepreneurship di University of New South Wales di
            Sydney, Australia, dan Indonesian-Australian Entrepreneur Net-
            working di Hay Market Headquarter Sydney.


            Selain business visit dan training, ia mengajak kerjasama be-
            berapa instansi nirlaba luar negeri untuk memberikan dukungan
            kepada beberapa koperasi pesantren di Indonesia, salah satunya
            adalah POME dari Belanda, yang mengirimkan beberapa dele-
            gasi mereka selama beberapa minggu untuk memberikan pem-
            binaan tentang koperasi.


            Meski  sudah  menyandang  titel  sarjana  ekonomi,  Muhammad
            masih terus bersemangat dalam menimba ilmu. “Uthlubul ‘ilma
            min al-mahdi ila al-illahdi”, tuntutlah ilmu sejak dalam buaian
            hingga ke liang lahat, itulah semboyan yang selalu ia pegangi.
            Beberapa seminar dan pelatihan, baik itu tingkat nasional mau-
            pun internasional, selalu ia hadiri. Beberapa di antaranya adalah
            Australian Award Fellowship di University of Sydney pada ta-
            hun 2015, International Social Entrepreneurship Forum di Cul-



                                                                      | 333
   342   343   344   345   346   347   348   349   350   351   352