Page 39 - E-MODUL IPA SEMESTER 2 RL
P. 39
E-Modul IPA Terpadu SMP Kelas VIII Semester 2
E
yang menyebabkan mengapa seorang pendaki gunung bisa keluar darah dari
hidungnya apabila naik ke gunung yang sangat tinggi.
Setiap zat memiliki berat, termasuk udara, namun berat udara sangatlah ringan
dibandingkan dengan zat-zat yang lain. Kamu sudah mengetahui bahwa tekanan
hidrostatis disebabkan oleh berat zat cair itu sendiri, begitupun halnya dengan tekanan
udara. Tekanan udara (tekanan atmosfer) disebabkan oleh berat udara yang menekan
lapisan atmosfer bagian bawah sampai ke ketinggian tertentu. Tekanan atmosfer
dapat dimisalkan dengan tekanan zat cair. Semakin dalam suatu zat cair maka semakin
besar tekanannya, begitu pula tekanan atmosfer. Mulai dari bagian atas atmosfer
bumi hingga ke bawah akan semakin besar sehingga beratnya semakin besar.
Dengan kata lain, semakin rendah permukaannya, semakin besar tekanan
udaranya. Sebaliknya, semakin tinggi permukaan bumi akan semakin rendah
tekanan udaranya. Tekanan udara dipermukaan laut sama dengan satu atmosfer (1
atm = 76 cmHg). Setiap kenaikan 100 m, tekanan udara berkurang sebesar 1 cmHg.
Berikut ini data hasil perhitungan tekanan udara berdasarkan ketinggiannya dapat
dilihat pada tabel 12.1.
Tabel 12.1. Tekanan Udara Pada Berbagai Ketinggian
No Ketinggian (m) Tekanan (cmHg)
1 7000 6
2 5000 26
3 3000 46
4 1000 66
5 500 71
6 Di permukaan laut 76
Seperti pada tekanan zat padat dan zat cair, berikut diberikan beberapa contoh
kejadian yang berkaitan dengan tekanan udara.
a. Angin
Angin adalah udara yang bergerak dari suatu
tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang
tekanannya lebih rendah. Jika suatu daerah
mempunyai tekanan udara yang sangat rendah,
udara di sekelilingnya akan mengitari daerah
tersebut sehingga membentuk pusaran angin.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan Gambar 12.22.
35