Page 13 - Microsoft Word - Awal yang Mengakhiri (Kumpulan Puisi)_Lily Yovita_FIKSI.docx
P. 13
Pengukuhan Dusta
Sandaranku lapuk sudah
Tempat ku berpijak, kandas sudah
Tangan pun menggapai gapai tanpa kesudahan
Hari ini kau iyakan, esok kau tidakkan
Mudahnya anggukan jadi gelengan
Tembang tembang syahdumu
Merusak gendang telinga anak bangsaku
Pelukan mesramu meremuk generasi mudaku
Wahai bumi pertiwi
Siapa lagi yang bisa dipercaya?
Samudra negeriku penuh limbah kepalsuan
Apa yang kami dengar hanya tembang‐tembang dusta
Apa yang kami lihat hanya sandiwara yang penuh prahara
Lakon‐lakon kehidupan tak lagi bisa dipercaya
Wahai bumi pertiwi
Masih adakah tempat sandaran yang kokoh?
Tolonglah kami, sebelum kami lenyap
Ditelan mulut mulut manis
Yang telah mengukuhkan dusta
Awal yang Mengakhiri (Kumpulan Puisi) | 3

