Page 134 - sektorpublik
P. 134

yang paling baik untuk mengatur suatu organisasi. Cara mengelola suatu

            organisasi  disesuaikan  dengan  kondisi  organisasi  yang  tentu  masing-
            masing organisasi memiliki ciri dan situasi tertentu.

                Penyusunan  suatu  organisasi  formal,  yaitu  struktur  organisasi  yang
            disusun  dan  dibentuk  oleh  manajemen  puncak,  dimulai  dengan

            merumuskan  tujuan  dan  rencana  organisasi.  Manajemen  kemudian

            menentukan  aktivitas  pekerjaan  yang  harus  dilakukan  untuk  mencapai
            tujuan  tersebut.  Aktivitas-aktivitas  yang  sudah  ditentukan  tersebut

            diklasifikasikan ke dalam beberapa unit kerja. Pengelompokan unit kerja
            berdasarkan  pada  kesamaan  aktivitas  atau  kesamaan  proses  atau

            keterampilan  yang  diperlukan,  yang  disebut  kesamaan  fungsional.

            Masing-masing  unit  kerja  tersebut  kemudian  diberi  aktivitas  dan
            wewenang oleh manajemen untuk melaksanakan tugas masing-masing.

                    Ada beberapa pola-pola/bentuk-bentuk organisasi, antara lain :
            1.      Organisasi pola Lini (Lini Organization)

                 Dalam  bentuk  ini  garis  komando  terbentang  lurus  dari  atas  (pucuk

            pimpinan)  sampai  kepada  pelaksana  di  bawah,  dan  garis  pertanggung
            jawaban baik secara ketat menurut hirarkis dari bawah, melalui unsure-

            unsur di tengah samapai ke atas. Dalam pola organisasi ini terdapat  garis
            wewenang yang berhubungan langsung dengan vertical antara bawahan

            dan atasan.
            2.      Organisasi berpola Staf (staf Organization)

                 Dalam pola  ini semua hak, kekuasaan,  dan  tanggung jawab  dibagi

            habis pada unit kerja yang ada secara bertingkat dibawahnya. Setiap unit
            memperoleh sebagian hak dalam menentukan kebijaksanaan sepanjang

            tidak bertentangan dengan kebijaksanaan umum dan pucuk pimpinan atau
            pimpinan  tertinggi.  Hak  tersebut  tentunya  berkenaan  dengan  bidang


                                                                                       131
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139