Page 21 - 8. PEMBIAKAN TANAMAN KELAS XI_Neat
P. 21

pembiakan tanaman




           b)  Sekat  yang  tidak  sempurna  (septum       bakal-bakal  bijinya  menghadap  ke
              incompletus),  yaitu  sekat-sekat  yang       semua  jurusan  (menghadap  ke  arah
              membagi bakal buah menjadi beberapa        dinding bakal buah).
              ruang, tetapi ruang-ruang itu masih ada          (4)  Aksilar  (axsillaris),  yaitu  di  sudut
              hubungannya satu sama lain.                tengah.  Bila  tembuni  terdapat  pada
        f) Tembuni (Placenta)                            bakal buah yang beruang lebih dari dua
             Di dalam bakal buah terdapat calon-calon     dan tembuni tadi terdapat dalam sudut
        biji  yang  dinamakan  bakal  biji.  Bakal  biji     pertemuan  daun-daun  buah  yang
        berjumlah satu atau lebih. Bakal biji di dalam     melipat ke dalam dan merupakan sekat-
        bakal  buah  terdapat  pada  bagian  khusus      sekat bakal buah. Jika ditinjau letaknya
        yang  menjadi  pendukung  bakal  biji  tadi.     pada  daun  buah,  maka  tembuni  yang
        Bagian  bakal  buah  yang  menjadi  pendukung     axillar  itu  biasanya  terdapat  pada  tepi
        bakal  biji  atau  menjadi  tempat  duduknya     daun buah. Jadi, bersipat marginal.
        bakal-bakal  biji  dinamakan  tembuni    g) Kepala Putik (Stigma)
        (placenta).                                      Kepala  Putik  merupakan  sebagian  dari
             Letak  tembuni  (jadi  juga  bakal  bijinya)  di    putik yang berguna untuk menangkap serbuk
        dalam  bakal  buah  berbeda-beda.  Dalam    sari  dalam  penyerbukan.  Untuk  tujuan  itu,
        menyebutkan  letak  tembuni,  seringkali    kepala putik yang telah siap untuk menerima
        diperhatikan  pula  letak  tembuni  itu  pada    serbuk  sari  mengeluarkan  zat  perekat
        daun  buah  yang  menjadi  penyusun  bakal    sehingga sari mudah ditangkap.
        buah tadi.                                  Kepala  putik  mempunyai  beberapa  bentuk
             Menurut  letaknya,  tembuni  dibedakan  sebagai berikut:
        dalam  beberapa bagian.                        (1)  Seperti  benang,  misalnya  pada  bunga
           (1)  Marginal  (marginalis),  bila  letaknya        jagung.
             pada tepi daun buah.
           (2)  Laminal  (laminalis),  bila  letaknya  pada
             helaian daun buahnya.
               Untuk  bakal  buah  yang  hanya  terdiri
              atas  satu  ruang,  maka  kemungkinan
              letak  tembuninya  adalah  sebagai
              berikut:
               (a) Parietal  (parietalis),  yaitu  pada
                dinding  bakal-bakal  buah.  Jika                              Gambar 1.41 Bunga Jagung
                                                           Sumber: https://3.bp.blogspot.com/-IyMrRkm6AWU/V0GtYbCdhQI
                diperhatikan  pula  bagaimana            /AAAAAAAAByM/84dv-797ZvUeNoyGq13SOEk8-zbVnblxwCLcB/s640
                                                                 /contoh%2Bbunga%2Btidak%2Bsempurna%2B1.JPG
                letaknya  pada  daun  buah,  dapat
                dibedakan  lagi  dalam  dua  macam,             (2)  Seperti Bulu Ayam
                yaitu: pada dinding di tepi daun buah                Misalnya  pada  fam.  gramimeae  seperti
                (parieatalis-marginalis)  dan  pada          padi.
                dinding  di  helaian  daun  buah
                (parietalis-laminalis).
           (3)  Sentral  (centralis  atau  axilis),  yaitu  di
             pusat  atau  di  poros.  Bila  tembuni
             terdapat di tengah-tengah rongga bakal
             buah  yang  beruang  satu,  biasanya
                                                                                Gambar 1.42 Bunga Padi
             berbentuk  buluh  atau  silinder  dengan         Sumber: https://docplayer.info/docs-images/74/71153262
                                                                                    /images/91-0.jpg

                                                  16
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26