Page 24 - E-Modul
P. 24

▪  Pengolahan mineral (mineral dressing)


                                       ▪  Ektraksi logam dari konsentrasi mineral (extractive

                                           metallurgy)


                                       ▪  Proses produksi logam  (mechanical metallurgy)


                                       ▪  Perekayasa sifat fisik logam (physical metallurgy).


                                        Pengolahan meliputi pencapuran logam (aliase) pemanasan


                                dan pendinginan, secara seksama untuk mempengaruhi sifat fisika


                                dan kimia serta pembentukan dengan mencetak secara mekanik.



                                2.  Sejarah metalurgi

                                        Sejarah metalurgi diawali dengan teknologi pengolahan hasil


                                pertambangan.  Logam  yang  paling  dini  digunakan  ole  manusia

                                tampaknya  adalah  emas,  yang  bisa  ditemukan  secara  bebas.


                                Sejumlah kecil emas telah ditemukan dan telah digunakan di gua-


                                gua di spanyol pada masa poleotikum, sekitar 40.000 SM.


                                        Perak,  tembaga,  timah  dan  besi  meteor  juga  dapat


                                diemukan  bebas,  dan  memungkinkan  pengerjaan  logam  dalam


                                jumlah terbatas. Senjata mesir yang dibuat dari besi meteor pada

                                sekitar  3000  SM  sangat  dihargai  sebagai  “belati  dari  langit”.


                                Dengan  pengetahuan  unttuk  mendapatkan  tembaga  dan  timah

                                dengan memanaskan kebatuan, serta mengkombinasi tembaga dan


                                timah untuk mendapatkan logam paduan yang dinamakan sebagai
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29