Page 48 - E-Modul
P. 48
C. REAKSI-REAKSI ALKALI
1. Reaksi dengan Halogen
Reaksi antara logam alkali dengan halogen berlangsung sangat cepat,
membentuk halida logam. Reaksi: 2M(s)+X 2-->2MX(s) dengan: M =
logam alkali (Li, Na, K, Rb, Cs) X = halogen (F, Cl, Br, I)
Reaktifitas logam alkali semakin meningkat jika energi ionisasinya
semakin berkurang, sehingga Cs > Rb > K > Na > Li
2. Reaksi dengan Hidrogen dan Nitrogen
Logam alkali bereaksi dengan gas hidrogen membentuk senyawa putih
berbentuk kristal yang disebut hidrida, MH. Reaksi terjadi dengan
lambat pada suhu kamar dan membutuhkan pemanasan untuk
melelehkan logam alkali.
Reaksi: 2 M(s) + H2(g)-->2 MH(s)
Tidak semua logam alkali bereaksi dengan nitrogen, hanya litium yang
membentuk litium nitrit (Li3N) Reaksi: 6 Li(s) + N2(g) -->2 Li3N(s).
3. Reaksi dengan air
Ca, Sr, dan Ba bereaksi dengan air membentuk basa dan gas hidrogen.
Magnesium bereaksi sangat lambat dengan air dingin. Berilium tidak
bereaksi dengan air.

