Page 9 - E-Modul
P. 9

tetrahedron  (api),  oktahedron  (udara),  ikosahedron  (air),  dan


                                kubus  (tanah).  Aristoteles,  c.  350  SM,  juga  menggunakan  istilah

                                stoicheia dan menambahkan unsur kelima yang disebut eter, yang


                                membentuk langit. Aristoteles mendefinisikan unsur sebagai: Unsur


                                sesuatu  hasil  penguraian  sesuatu  yang  lain,  tetapi  ia  sendiri  tidak

                                dapat dipecah lagi menjadi yang lainnya.



                                b.  Defini kimia


                                       Pada  1661,  Robert  Boyle  mengusulkan  teorinya  tentang

                                korpuskularisme  yang  lebih  menyukai  analisis  materi  sebagaimana


                                didasari  oleh  unit  materi  yang  tak  dapat  direduksi  (atom)  dan,


                                memilih  untuk  sependapat  dengan  pandangan Aristoteles  tentang

                                empat  unsur  atau  pandangan  Paracelsus  tentang  tiga  unsur


                                fundamental, membiarkan pertanyaan tentang jumlah unsur tetap

                                terbuka. Daftar modern unsur-unsur kimia yang pertama disajikan


                                oleh  Antoine  Lavoisier  pada  tahun  1789  melalui  bukunya  Traité


                                Élémentaire  de  Chimie,  yang  mengandung  tiga  puluh  tiga  unsur,

                                termasuk cahaya dan kalori. Pada tahun 1818, Jöns Jakob Berzelius


                                telah menentukan bobot atom untuk empat puluh lima dari empat

                                puluh sembilan unsur yang diterima kemudian. Dmitri Mendeleev


                                memiliki  enam  puluh  enam  unsur  dalam  tabel  periodiknya  pada


                                1869.  Dari  Boyle  hingga  awal  abad  ke-20,  unsur  didefinisikan

                                sebagai  zat  murni  yang  tidak  dapat  diuraikan  menjadi  zat  yang
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14