Page 32 - EBOOK_Sumberdaya Lahan Pertanian Indonesia Luas, Penyebaran, dan Potensi
P. 32

Potensi dan Peluang Pengembangan Lahan Kering






             Tabel 3. Luas lahan kering berdasarkan kemasaman tanah
                                                Lahan Kering (Ha)
              Pulau                                                          Total (Ha)
                                         Tanah Masam    Tanah Tidak Masam

              Sumatera                       30.934.790        2.320.007     33.254.797
              Jawa                            8.340.527        1.934.080     10.274.607
              Bali & Nusa Tenggara             168.792         6.535.619      6.704.411

              Kalimantan                     39.094.313        2.520.306     41.614.619
              Sulawesi                        7.466.479        9.108.147     16.574.626
              Maluku                          1.999.401        5.449.785      7.449.186
              Papua                          19.353.332        9.247.634     28.600.966
              Indonesia                     107.357.633       37.115.579    144.473.211

              % Lahan Kering                     74,31            25,69          100,00
              % Indonesia                        56,18            19,42           75,60
             Keterangan:   Masam = pH < 5,5; Tidak masam  =  pH > 5,5.
             Sumber: BBSDLP (2014); Data spasial skala 1:250.000.


             2.2.2  Penggunaan Lahan Kering

                  Berdasarkan  BPS  (2008),  luas  lahan  pertanian  di  Indonesia  70,2  juta  ha,
             dikelompokkan menjadi lahan perkebunan (18,5 juta ha), tegalan (14,6 juta ha), lahan
             terlantar (11,3 juta ha), sawah (7,9 juta ha), pekarangan (5,4 juta ha), kayu-kayuan (9,3
             juta  ha),  sisanya  dalam  luasan  sempit  dijumpai  padang  penggembalaan,  tambak  dan
             kolam. Dari luasan tersebut, yang sudah efektif sebagai lahan pertanian seluas 46,4 juta
             ha, terdiri dari lahan sawah, pekarangan, tegalan dan perkebunan. Namun sejak tahun
             2008,  BPS  tidak  lagi  mempublikasikan  semua  jenis  lahan  tersebut,  kecuali  luas  baku
             lahan sawah dan lahan perkebunan.  Sebagai informasi tambahan berdasarkan data BPN
             (2012),  luas  lahan  tegalan  sudah  lebih    luas,  yaitu  seluas  16,44  juta  ha,  luasan  ini
             termasuk lahan yang telah memiliki perijinan (HGU).
                  Luas  baku  lahan  kering  yang  dimanfaatkan  untuk  memproduksi  bahan  pangan
             adalah  tegalan,  yaitu  sekitar  14,6  juta  ha  dengan  komoditas  utamanya  jagung  dan
             kedelai. Berdasarkan perkiraan persentase luas panen di lahan kering terhadap total luas
             panen  masing-masing  komoditas  tanaman  pangan,  menunjukkan  bahwa  pemanfaatan
             lahan kering untuk memproduksi bahan pangan utama, yaitu hanya seluas 5,53 juta ha


                                                                                       11
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37