Page 8 - RENSTRA 2021-2025_OK
P. 8

•  Peningkatan wawasan Imtaq dan Iptek, kepribadian, dan kompetensi sosial sebagai
                            dasar  untuk  membangun  budaya  kerja  di  SMA  Negeri  1  Pangalengan  Kabupaten

                            Bandung ;
                        •  Peningkatan  fasilitas  pendidikan  untuk  mendukung  pelaksanaan  Proses  Belajar

                            Mengajar sesuai dengan standar nasional dan internasional;
                        •  Peningkatan ketertiban, keamanan, kebersihan dan kenyamanan untuk mewujudkan
                            kehidupan  sekolah  yang edukatif, ilmiah, dan religius;

                        •  Peningkatan kerja sama dengan pergruan tinggi dan lembaga lainya baik pemerintah
                            maupun swasta di dalam maupun luar negeri untuk memperkuat citra dan kinerja SMA

                            Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung dan Jawa Barat yang unggul;
                        •  Penggalian dana dari berbagai sumber baik konvensional maupun inkonvensional;

                        •  Peningkatan partisipasi peserta didik dalam berbagai program pengembangan bidang
                            akademik, keanggoatan lomba, dan penelitian;
                        •  Pemasaran produk unggulan SMA Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung melalui

                            perluasan pasar dan perluasan jangkauan publikasi;

                     B. KONDISI YANG DIHADAPI DAN DAMPAK LINGKUNGAN STRATEGIK


                        •  SMA SMA Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung dihadapkan pada persoalan
                            yang kompleks, mengingat kondisi dan karakteristik peserta didiknya yang sebagian
                            besar  memiliki  Nilai  dibawah  standar.  Dengan  demikian,  perlu  dibuatkan  langkah-

                            langkah yang serius agar sejajar outputnya dengan sekolah lainya.
                        •  Jumlah peminat masuk SMA Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung setiap tahun

                            diperkirakan rata-rata 500 pelamar dengan potensi akademik yang amat beragam.
                        •  Lulusan SMA Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung diterima di perguruan tinggi
                            belum dapat diperkirakan prosentasenya .

                        •  Keterbatasan infrastruktur untuk mengakomodasi pengalaman belajar pada gilirannya
                            dapat memperlemah proses belajar-mengajar.

                        •  Kecenderungan  di  atas  diperkirakan  akan  terus  berlanjut  pada  sekitar  lima  tahun
                            mendatang apabila infrastruktur masih belum dapat ditingkatkan. Hal ini sangat besar
                            pengaruhnya  terhadap  menurunnya  motivasi  peserta  didik    dalam  proses

                            pembelajaran.
                        •  Ciri kependudukan di Indonesia yang ditandai dengan besarnya prosentase kelompok

                            usia muda berpengaruh terhadap peningkatan arus  peserta didik  pendaftar. Upaya
                            sekolah untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan menengah di


                                                                                                               5
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13